Fatimah dan Hariati Wakafkan Tanah Keluarga untuk Pembangunan Mushola Al-Jihad

Fatimah dan Hariati Wakafkan Tanah Keluarga untuk Pembangunan Mushola Al-Jihad

 

Tidak semua orang berbesar hati mewakafkan tanah untuk kepentingan umum, terlebih untuk sarana ibadah. Seperti yang dilakukan oleh Kakak beradik asal Dusun Lembah Sari, Kelurahan Silau Dunia, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun, Sumut, yang mewakafkan tanahnya berukuran 11 x 15 meter untuk dijadikan mushola di kampungnya. Dialah Fatimah (55) dan Hariati (58), yang punya niat mulia di usia senjanya.

Pasalnya, di kampung tempat mereka tinggal tidak ada sarana ibadah terdekat. Warga harus berjalan kaki menumpuh jarak 2 KM Jika ingin sholat berjamaah di masjid. keterbatasan fisik dan kondisi kesehatan yang melemah, membuat sebagian warga tidak sanggup untuk datang ke masjid. Padahal semangat nya dalam beribadah sangat tinggi.

“Karena kami sudah tua, dan masjid jauh dari sini. Kami gak mampu berjalan jauh lagi, selama ini shalat dan tadarusan di rumah saja, padahal kami ingin tarawih di masjid,” ungkap Fatimah.

Fatimah mengaku senang dan bersyukur Rumah Yatim telah peduli membangun mushola untuk warga sekitar. Ia juga berharap, dirinya bersama warga di kampungnya bisa mengaji rutin di mushola yang sedang dibangun ini.

“Senang hati, bersyukur, Alhamdulillah ada Rumah Yatim yang bantu. Ke depannya anak-anak juga semoga bisa belajar dan mengaji di mushola ini,” paparnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala cabang Rumah Yatim Sumut, Dasep, mayoritas warga di kampung tersebut memang lansia. Rata-rata mereka sudah tidak sanggup lagi berjalan jauh, tapi tekad mereka kuat untuk beribadah dan memakmurkan masjid. Oleh sebab itu, Rumah Yatim Cabang Sumatera Utara memutuskan untuk menghandle semua proses pembangunan Mushola Al Jihad. Peresmian peletakan batu pertama telah dilaksanakan, Senin (20/4) kemarin.

Dasep mengatakan, tanah yang diwakafkan Fatimah dan Hariati adalah tanah milik keluarga. Harapannya, kata dia, proses pembangunan mushola dapat berjalan lancar dan bisa dipakai sholat Idul Fitri bersama.

“Semoga dengan adanya mushola ini, semua warga bisa beribadah dan tidak jauh lagi ke masjid,” tambahnya.

 

 

 

Jurnalis: Anjar Martiana
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend