Guna Dapat Pendidikan Layak, Rumah Yatim Lakukan Assessment Calon Anak Asuh

Rumah Yatim melaksanakan assessment calon anak asuh, guna membantu para yatim dan dhuafa dalam mendapatkan pendidikan yang layak di tiga lokasi di Jawa Barat, Kamis (12/7). Kegiatan ini dilakukan untuk mengidentifikasi informasi terkait calon anak asuh yatim dalam kategori tidak mampu.

Staf Kemandirian Yatim Dhuafa (KYD), Hawari mengatakan, assessment ini dengan cara home visit. Yakni meninjau langsung anak asuh untuk diwawancarai. Kemudian diidentifikasi terkait informasi dan kondisi latar belakang keluarga. Setelah itu, calon anak asuh diminta persetujuannya untuk tinggal di asrama Rumah Yatim guna mendapat pendidikan yang layak.

“Jadi kita home visit kemarin, kita survei keadaan rumahnya apakah memprihatinkan kondisi keluarganya atau tidak. Jadi apa layak diberi bantuan untuk diberikan pendidikan yang layak,” jelasnya saat diwawancarai jurnalis Rumah Yatim, Jumat (13/7).

Selain itu, kata dia, assessment ini sebagai standarisasi nasional dari Kementerian Sosial agar memiliki data, dalam mengurus Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) karena data yang diberikan calon anak asuh sebagai penguat hukum.

Adapun hasil dari assessment yang telah dilaksanakan, terdapat 10 calon anak asuh yang bersedia untuk tinggal di asrama Rumah Yatim dari tiga lokasi yang telah disurvei. Di antaranya di wilayah Kampung Goong Sukabumi terdapat tiga orang, di Ciawi dua orang, dan di Cipanas lima orang.

“Hasil surveinya rata-rata yatim, yatim piatu dan dhuafa. Jadi kita arahkan nantinya karena ada data asessment ini,” ujarnya.

Ia berharap, Rumah Yatim dapat lebih profesional dalam mengurus LKSA. Sehingga dengan adanya assessment ini sebagai standarisasi untuk bisa lebih profesional dalam melayani masyarakat kurang mampu, khususnya yatim dan dhuafa.

 

Di tulis oleh : Dila Nurfadila Pada tanggal 2018-07-13 15:17:19

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend