Hidup dalam Kekurangan, Rokhim dan Keluarga Dapat Bantuan

Rumah Yatim Cabang Tegal kembali melakukan kegiatan door to door untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Tegal. Kali ini tim Rumah Yatim Tegal melakukan door to door ke wilayah Margasari.

Di Margasari,  tim Rumah Yatim berkunjung ke kediaman Ahmad Rokhim. Ia merupakan seorang anak berusia 11 tahun yang semangat bersekolah meskipun kondisi perekonomian keluarga yang serba kurang. Rumah Yatim mengetahui informasi mengenai keluarga Rokhim -sapaan akrabnya dari warga dan RT setempat.

Diceritakan Kepala Cabang Rumah Yatim Tegal Jajang Khoeruman, bocah tersebut tinggal bersama ibu dan ketiga kakaknya. Sang ayah sudah lama meninggal sejak Rokhim masih di dalam kandungan.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Rokhim dan ketiga kakaknya hanya mengandalkan ibunya yang bekerja sebagai penyedia jasa reparasi jam tangan. Kadang jika sedang libur sekolah, Rokhim dan kakak-kakaknya bergantian menunggu kios kecil ibunya tersebut.

Meskipun penghasilan dari jasa reparasi tidak tentu. Bahkan kadang tidak mendapatkan penghasilan, Rokhim dan keluarganya tidak merasa berkecil hati. Menurut mereka, rezeki sudah diatur oleh Allah, tugasnya hanya terus berdoa dan berusaha.

Ketika tim datang ke kediaman Rokhim, tampak Rokhim dan keluarganya sedang duduk bersama. Mereka sedang beristirahat dari rutinitas sehari-hari. “Alhamdulillah kedatangan kami disambut hangat, usai mendengarkan cerita singkat hidup mereka,  kami pun langsung memberikan mereka santunan peduli sesama,” ungkap Jajang.

Raut wajah bahagia ditunjukan mereka ketika menerima santunan tersebut. Mereka tidak menyangka jika Rumah Yatim bisa memberikan bantuan secepat ini. Mereka mengira jika Rumah Yatim hanya berkunjung untuk mendengar kisah hidup mereka saja.

“Alhamdulillah terima kasih kepada Rumah Yatim dan para donatur yang telah peduli kepada kami. Insya Allah bantuan ini akan kami gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Semoga Allah membalas semuanya,” pungkas Rokhim.

 

Jurnalis: Sinta Guslia

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend