Hidup Memprihatinkan, Imah Penjual Singkong Terima Bantuan Rumah Yatim

Hidup Memprihatinkan, Imah Penjual Singkong Terima Bantuan Rumah Yatim

Tinggal berdua dengan sang suami, Imah (60) harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal itu dikarenakan sang suami sudah tidak dapat bekerja karena sakit. Setiap harinya Imah harus berjualan singkong dengan keuntungan tidak lebih dari 10 ribu rupiah.

Imah dan suaminya tinggal di Guntungmanggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru. Kondisi Imah sangat memprihatinkan disaat usianya yang semakin bertambah. Apalagi kondisi fisiknya mulai berkurang membuat Imah terkadang kelelahan saat menjawab dagangannya.

Menurut Relawan Rumah Yatim Banjarbaru, Agum Andasmara, dari segi ekonomi Imah sangat memprihatinkan. Satu-satunya pemasukan untuk kebutuhannya hanya dari berjualan singkong. Itu pula tidak sebesar dan mencukupi hanya pas-pasan. Ditambah lagi, kata dia, Imah harus membagi rezeki yang didapatkannya untuk kesehatan sang suami.

“Kondisi beliau cukup memprihatinkan, dari segi ekonomi pemasukan tiap harinya belum tentu mencukupi untuk sehari penuh,” tutur Agum, Selasa (10/12).

Ia berharap bantuan biaya hidup yang diberikan Rumah Yatim bisa menunjang kebutuhan Imah beberapa hari ke depan. Terutama agar memberikan ruang istirahat bagi Imah dari pekerjaannya berjualan singkong. “Ditambah lagi beliau harus mengurus sang suami yang sering sakit-sakitan,” jelasnya.

 

 

 
Jurnalis: Calam Rahmat
Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat