Hidup Seorang Diri, Mamun Berjuang Sembuh Lawan Prostat

Hidup Seorang Diri, Mamun Berjuang Sembuh Lawan Prostat

 

Mamun hidup sebatangkara di sebuah rumah sederhana yang berlokasi di Jalan Emong Belakang, Burangrang, Lengkong, Bandung. Istri dan anaknya sudah hidup terpisah darinya. Kini, ia hidup dalam kondisi yang memprihatinkan, tinggal seorang diri dengan menderita penyakit prostat.

Penyakitnya itu telah ia idap sekitar tiga tahun lebih. Mamun menngatakan, dokter menyarankan dirinya untuk dioperasi. Biaya yang dibutuhkan untuk operasi sekitar 15 juta rupiah. Selain tak memiliki biaya, mental Mamun belum siap.

“Keinginan untuk sembuh pasti mau, tapi saya masih takut, belum siap dan merasa masih punya beban,” ungkap lansia 70 tahun itu.

Saat ini, Mamun hanya meminum obat tradisional sebagai upaya penyembuhan dan menahan rasa sakitnya. Karena, kata dia, BPJS atas nama dirinya masih dalam proses pembuatan.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, ia hanya bisa mengandalkan saudaranya. Kebetulan, rumah adiknya tidak jauh dari Mamun, sehingga adiknya itulah yang membantu kebutuhan hidup dirinya.

Sebagai upaya membantu meringankan beban Mamun, Rumah Yatim Area Jawa Barat memberikan bantuan peduli sesama, pada Kamis (25/6). Bantuan tersebut guna membantu memenuhi biaya hidupnya sehari-hari.

Kasi Pemberdayaan Rumah Yatim Area Jabar, Sholehudin mengatakan, harapannya Mamun tak pernah putus asa atas penyakitnya itu. Ia juga berpesan agar Mamun terus semangat dalam menjalani hidup seorang diri.

Selain di Jawa Barat, Rumah Yatim terus bergerak memberikan bantuan hingga ke pelosok desa. Terhitung dari 2-24 Juni 2020, Rumah Yatim telah memberikan bantuan kepada 11.903 mustahik di 20 provinsi di Indonesia.

 

 

 

Penulis : Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend