Hidupi 8 Anak dengan Keterbatasan, Lansia Pengangkut Sampah Dapat Bantuan

Meski telah memasuki usia senja, langkah kakinya terus berjalan menempuh belasan kilometer menyusuri setiap rumah. Tangannya tak lelah untuk memungut sampah dan mendorong gerobak sampah. Dia adalah Aripin (60) yang kesehariannya memungut sampah demi menyambung hidup keluarganya.

Melihat hal itu, Rumah Yatim Cabang Tegal memberi bantuan sembako untuk lansia pengangkut sampah tersebut. “Beliau adalah tukang sampah yang rutin ngambilin sampah di Rumah Yatim, itu untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan delapan anaknya. Pak Aripin harus berusaha cari nafkah walaupun usianya sudah tua,” papar Kepala Cabang Tegal, Jajang Khoeruman.

Menurut pantauannya, lansia tersebut sering lewat untuk mengambil sampah dari masyarakat lain. Dalam sehari penghasilannya tidak menentu, tergantung dari orang lain yang memberi. Terkadang ada orang yang memberi 10 ribu bahkan 5 ribu rupiah saja. Total penghasilan bersihnya selama satu bulan kurang lebih 400 ribu hingga 500 ribu rupiah.

Ia menambahkan, jumlah tersebut tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Karena harus membiayai delapan anaknya. Terlebih anak yang sudah menikah pun masih tinggal satu atap dengannya, dan termasuk kategori tidak mampu. Oleh karena itu, adanya bantuan ini sangat disyukuri Aripin. Sebab bantuan ini bisa menambah memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Seperti yang diketahui oleh salah seorang tim Rumah Yatim lainnya, bahwa Aripin memang tergolong tidak mampu. Rumahnya pun tergolong sudah tidak layak huni karena tinggal dekat sungai. Kendati demikian, Jajang berharap bantuan ini bisa memenuhi kebutuhan keluarganya walaupun belum maksimal.

“Semoga bisa memenuhi kebutuhannya terutama untuk makan sehari-hari. Insya Allah ke depannya kita akan bantu program perbaikan rumahnya,” pungkasnya.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend