Idap Pengapuran Tulang dan Tinggal Seorang Diri, Jawiyah Dapat Bantuan

Idap Pengapuran Tulang dan Tinggal Seorang Diri, Jawiyah Dapat Bantuan

 

Jawiyah (75) sudah tak kuat lagi berjalan sejak tujuh tahun lalu. Ia divonis mengidap pengapuran tulang. Di usia senjanya itu, kesehariannya hanya duduk di halaman rumah.

Tak banyak kegiatan yang dilakukan dengan kondisi Jawiyah yang tinggal seorang diri. Suaminya meninggal dunia pada tahun 2012. “Anak-anaknya sudah hidup mandiri dan menikah, cucunya pun harus merantau,” kata Kepala Cabang Rumah Yatim Sumut, Dasep.

Sudah beberapa kali Jawiyah pergi ke dokter untuk memeriksakan penyakitnya. Namun, hingga saat ini belum kunjung sembuh. Karena, kata dia, Jawiyah hanya kontrol sesekali saja.

“Kontrol ketika ada anaknya yang berkunjung menengok dan mengantarnya ke rumah sakit, sehingga pengobatannya tidak rutin,” jelasnya.

Dasep mengatakan, walau Jawiyah tinggal sendiri, namun anak dan cucunya selalu memenuhi kebutuhannya. Meskipun tidak banyak yang diberikan oleh anaknya, tapi Jawiyah selalu bersyukur anaknya peduli. Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim Cabang Sumut memberikan bantuan sembako kepada lansia prasejahtera itu, pada Minggu (19/4) lalu. Bantuan diberikan guna membantu memenuhi kebutuhan hariannya.

“Alhamdulillah dapat bantuan ini, terima kasih Rumah Yatim sudah peduli kepada nenek, semoga sukses selalu, dan bisa jumpa lagi,” ungkap Jawiyah.

Harapannya, kata Dasep, bantuan ini dapat bermanfaat bagi nenek Jawiyah dan meringankan bebannya. Karena dia tinggal sendiri, diharapkan tidak pernah kekurangan untuk makan.

 

 

 

Jurnalis: Anjar Martiana
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend