Ikhlas Mengajar Meski Tidak Digaji, 40 Da’i di Magelang Dapat Santunan Rumah Yatim

Sebanyak 40 da’i di Pluberan, Kelurahan Sucen, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menerima santunan Rumah Yatim Cabang Yogyakarta. Santunan tersebut diberikan guna mendukung kegiatan mengajarnya.

Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Yogyakarta, Jejen mengatakan, para penerima merupakan pendakwah dan guru mengaji yang ada di daerah tersebut. Salah satunya, kata dia, mengajar di TPQ Birul Walidain.

Namun, dalam mengajarnya, para da’i ini melakukan secara sukarela. “Kadang memang tidak dibayar, karena kebanyakan anak yang belajar di TPQ terseut juga yatim dhuafa, jadi hanya infak seadanya, tanpa ada iuran wajib,” paparnya.

Selain itu, jika mengisi ceramah pun, mereka melakukannya lillahi ta’ala. “Niat mulia ini tentu perlu kita beri dukungan, agar mereka tak pernah menyerah,” ungkap Jejen.

Oleh karenanya, lanjut dia, kebanyakan dari mereka mencari sesuap nasi dengan menjadi buruh tani ata buruh bangunan. Hal itu mereka lakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya tercinta.

“Harapannya bingkisan dari Rumah Yatim bisa membantu mereka dan bermanfaat serya menjadi berkah bagi kita semua,” pungkasnya.

Jurnalis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend