Jadi Kuli Bangunan di Usia Senjanya, Marzuki Berjuang Nafkahi Istri yang Sedang Sakit

Rumah Yatim

Di usianya yang sudah 58 tahun, Marzuki masih menekuni pekerjaannya sebagai kuli bangunan. Hal itu ia lakukan demi menafkahi istrinya yang sedang sakit di rumah.

Diketahui, ia bekerja dari pukul 7 pagi hingga 4 sore dengan upah yang tidak menentu. Ia mengatakan, tergantung dari orang yang memberi upahnya. “Terkadang 20 ribu, kadang 50 ribu rupiah dalam sehari,” ujarnya.

Kepala Cabang Rumah Yatim Pontianak, Rohim menuturkan, Marzuki mempunyai dua orang anak. Kedua anaknya sudah menikah. Namun, satu anaknya memilih hidup terpisah.

Kini, Marzuki tinggak bersama istri, satu anaknya, menantu, dan tiga cucu. “Anaknya suka memberi dan merawat Marzuki beserta istri, namun kondisi mereka juga cukup terbatas secara ekonomi,” ungkapnya.

Meskipun mereka hidup pas-pasan, mereka tetap berjuang sekuat tenaga demi hidup ke depannya. Oleh sebab itu, Rumah Yatim Cabang Pontianak memberikan bantuan biaya hidup bagi Marzuki, pada Rabu (18/11) di Jl. Tanjung Harapan, Gg. Kejora 3, RT 02 RW 01, Kel. Banjar Serasan, Kec. Pontianak Timur, Kota Pontianak.

Rohim menyampaikan, bantuan ini diberikan sebagai upaya berbagai terhadap sesama yang membutuhkan. “Harapannya bisa meringankan beban bapak Marzuki, agar bisa menafkahi keluarga,” ujarnya.

Ia juga berharap, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. “Terima kasih kepada seluruh donatur yang sudah peduli kepada masyarakat prasejahtera, semoga Rumah Yatim bisa memberikan lebih banyak lagi,” pungkasnya.

Jurnalis:. Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend