Jadi Tulang Punggung Keluarga, Ismainita Terharu Ada Bantuan Ifthar Rumah Yatim

Jadi Tulang Punggung Keluarga, Ismainita Terharu Ada Bantuan Ifthar Rumah Yatim

 

Ismainita, seorang wanita paruh baya berusia 53 tahun itu merupakan buruh kupas bawang dan cabe. Setiap hari, ia mendapat upah sekitar 10-15 ribu. Janda anak dua itu, kini tinggal di sebuah rumah sederhana di Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Sejak ditinggal meninggal oleh suaminya sekitar 2 tahun lalu, kini ia harus menjadi tulang punggung keluarga dan bekerja keras  untuk membiayai kedua anaknya yang masih sekolah di tingkat menengah Atas. Sejak ditinggal sang suami pula, ia berjuang sendiri membesarkan anak-anaknya.

Dengan penuh haru dan gembira, ia begitu bersyukur ketika relawan Rumah Yatim cabang Riau mengunjungi kediamannya untuk memberikan bantuan kebutuhan pokok untuk ifthar dan sahur. Saat ini kondisi ekonomi nya tengah terpuruk, karena untuk menghindari kerumunan akibat wabah, dia terpaksa dirumahkan hingga kondisi nya kembali normal

“Terima kasih, mudah-mudahan Rumah Yatim mendapatkan berkah dari Allah,” ungkapnya seraya menyeka airmata.

Wanita berkerudung putih itu, berkali-kali mengucap syukur dan mendoakan para donatur dan Rumah Yatim. Pasalnya dalam keadaan ekonomi yang semakin terpuruk ini, ia hanya bisa menggantungkan hidupnya pada penghasilan harian. Apalagi ditengah situasi pandemi covid-19 ia mengaku begitu terbantu dengan adanya bantuan paket sembako berupa bahan pokok yang diterima dari Rumah Yatim Cabang Riau.

 

 

Jurnalis : Tanti Sugiharti
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend