Jadi Tulang Punggung Keluarga, Misnawati Berjuang Hidupi Empat Anaknya

Jadi Tulang Punggung Keluarga, Misnawati Berjuang Hidupi Empat Anaknya

Sejak ditinggal mendiang suaminya lima bulan lalu, Misnawati (53) terpaksa harus menjadi tulang punggung keluarga untuk menghidupi empat anaknya. Terkait hal itu, ia terus berjuang mencoba beberapa pekerjaan untuk bertahan hidup demi keluarganya dari hari ke hari, seperti menjadi buruh serabutan dan buruh cuci.

Ditambah sejak wabah Corona meluas di seluruh wilayah Indonesia, Misnawati mengaku kesulitan mencari pekerjaan tambahan. Pasalnya hingga saat ini belum ada yang mau menggunakan jasanya lantaran adanya pembatasan sosial. Situasi ini membuat Misnawati kesulitan mencari nafkah untuk kebutuhan empat anaknya. Terlebih untuk kebutuhan makan, dan keluarganya pula hanya makan dari sisa beras yang mulai menipis.

“Adanya corona ini, membuat keluarga kami kesulitan. Apalagi untuk kebutuhan pokok,” ujarnya

Hingga kini, ia terpaksa tidak bekerja. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mendapat pekerjaan baru. Namun nihil tidak ada yang mau menggunakan jasanya. Di masa pandemi ini, Misnawati hanya bisa mengandalkan bantuan dari pemerintah sebesar 350.000 rupiah/bulan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

Kendati demikian, ia bersyukur ketika menerima bantuan zakat fitrah dari Rumah Yatim cabang Pontianak, di Kediamannya, Jalan Adisucipto, Gang Amal Hidayah, Pontianak, Kalimantan Selatan, pada Senin (18/5) kemarin.

Sedikitnya sebanyak 7 orang penerima manfaat yang berada disekitar Kantor kas Pontianak telah menerima zakat fitrah dari para donatur yang menitipkan zakat fitrahnya di Rumah Yatim. Masih banyak masyarakat dhuafa yang yang membutuhkan uluran tangan dari para dermawan. Rumah Yatim akan terus masif membagikan zakat fitrah titipan donatur kepada puluhan ribu mustahik untuk di 20 Provinsi Indonesia hingga menjelang Idul Fitri nanti.

 

 

 

Opsi judul: Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend