Kekeringan, Ponpes Qoribatul Islamiah Dapat Bantuan Pengeboran Air dari Rumah Yatim

Kekeringan, Ponpes Qoribatul Islamiah Dapat Bantuan Pengeboran Air dari Rumah Yatim

Kebutuhan air menjadi salah satu permasalahan utama yang dialami puluhan santri di Pondok Pesantren Qoribatul Islamiah, di Kampung Mulyasari, Desa Sukaseneng, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang. Hal itu dirasakan menyusul musim kemarau yang panjang dan belum adanya hujan beberapa bulan terakhir.

Satu-satunya sumber air yang digunakan para santri hanya mengandalkan air sungai yang mengalir di Cikeusik. Itu pula saat ini sudah mengering, akibatnya para siswa terkadang harus mencari air ke tempat lain karena keterbatasan.

Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim Regional Jabodebatek memberikan bantuan sarana publik berupa pengeboran air. Bantuan tersebut guna menanggulangi permasalahan kekeringan yang ada di Ponpes. Menurut Relawan Rumah Yatim Jabodetabek, Ali Ridwan, saat ini para santri pula mulai kesulitan beraktivitas.

“Jadi siswanya beberapa ada yang gak mandi di Ponpes, mandinya kalau sudah sampai di sekolah kebetulan sekolahnya di luar Ponpes, begitu pula saat pulang menuju Ponpes mereka mandi dulu,” tutur Ali.

Bantuan pengeboran air ini, sambung Ali, mulai dikerjakan dari Rabu (26/11) kemarin. Rencananya, beberapa hari ke depan air bersih bisa digunakan oleh para santri. Selain itu, bantuan ini pula agar memudahkan aktivitas ibadah dan belajar mengajar saat di Ponpes.

“Semoga bisa terpenuhi kebutuhannya, bisa membantu aktivitas mereka pula,” ungkapnya.

 

 
Jurnalis: Calam Rahmat
Redaktur: Anjar Martiana

Related posts

Leave a Comment

Open chat