Keluarga Dhuafa di Lando Bersyukur Terima Bantuan Rumah Yatim

Kesejahteraan ekonomi belum seluruhnya merata dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Khususnya di wilayah Lombok dan sekitarnya masih banyak masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan. Kamis (21/3) lalu, sebanyak 30 keluarga dhuafa dan anak yatim di Desa Lando, Kabupaten Lombok Timur,  bersyukur merasakan bantuan yang disalurkan oleh Rumah Yatim Cabang Mataram.

Adapun bantuan yang diberikan berupa program santunan biaya hidup dan santunan peduli sesama. Kepala Cabang Mataram Amir Sumarna menuturkan, kondisi ekonomi para penerima ini sangat memprihatinkan. Pasca gempa tahun lalu, mereka kehilangan pekerjaan. Untuk mendapat pekerjaan lagi terasa sulit, sehingga untuk memenuhi kebutuhannya mereka tidak bisa berbuat banyak.

Warga mendapat penghasilan hanya dari pekerjaan serabutan demi menyambung hidup dari hari ke hari. Pekerjaan serabutan itu tidak tiap hari mereka dapatkan, sehingga hidup di bawah garis kemiskinan adalah hal nyata.

Selain itu, sambung dia, di wilayah Lombok banyak sekali masyarakat yang hidup d ibawah garis kemiskinan. Terkadang hal itu membuat bingung tim relawan, dikarenakan bantuan yang terbatas.

“Rata-rata di Lombok masih banyak warga tidak mampu, bantuan yang kita salurkan hanya sebagian kecil saja, saking banyaknya kadang kita bingung banyak sekali yang membutuhkan bantuan,” terangnya.

Adanya bantuan ini, kata dia, sangat disambut antusias oleh para mustahik. Bahkan mereka bersyukur bantuan tersebut datang di waktu yang tepat. Kondisi yang lebih memprihatinkan, tambah dia, satu keluarga muallaf hidup di bawah garis kemiskinan. Sang anak tidak bisa sekolah karena seragam sekolahnya telah sobek, dan sang ayah tidak mampu membelikannya.

Oleh karena itu, adanya bantuan ini Amir berharap bisa meringankan bebannya di tengah himpitan ekonomi yang semakin menghimpit. Serta diharapkan semakin banyak lagi donatur yang menyerahkan zakatnya di Rumah Yatim. Agar bantuan ini bisa disalurkan lebih merata lagi ke masyarakat yang membutuhkan bantuan.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend