Keluarga Pengumpul Botol Plastik di Mataram Terima Bantuan Sembako Rumah Yatim

Keluarga Pengumpul Botol Plastik di Kota Mataram Terima Bantuan Sembako Rumah Yatim

 

Mengumpulkan botol plastik bekas untuk kemudian dijual adalah pekerjaan sehari-hari dari Rusman (45) beserta suami dan anaknya. Dari mengumpulkan sampah di sekitar Lingkungan Monjok dan Majelok itulah mereka bertahan hidup hingga saat ini.

Hasil penjualan yang didapat berkisar 100 hingga 300 ribu rupiah perbulan. Penghasilannya itu harus mencukupi kehidupan keempat anak Rusman. Walau memang seringnya tidak mencukupi, namun Rusman tetap bersyukur.

“Walaupun tak seberapa yang dia dapatkan, yang penting bagi dia adalah keluarganya tetap bisa makan sehat,” ungkap Relawan Rumah Yatim Cabang NTB, Maria Ulfa.

Di rumah yang cukup kecil di Lingkungan Monjok, Kota Mataram, mereka hidup sederhana. “Anak yang paling besar masih SMA, dia suka bantu bapak ibunya cari botol bekas, sedangkan anak yang paling kecil masih TK,” tambahnya.

Hidup dalam keterbatasan, tak membuat Rusman dan anaknya pantang menyerah jalani hidup. Melihat hal itu, Rumah Yatim Cabang NTB memberikan bantuan sembako bagi Rusman dan keluarga, Selasa (23/6).

Selain Rusman, ada puluhan warga prasejahtera lainnya yang mendapat bantuan serupa. Terhitung sejak 2-24 Juni 2020, Rumah Yatim telah memberikan bantuan kepada 11.903 mustahik di 20 provinsi di Indonesia. Bantuan tersebut terealisasi melalui sejumlah program. Di antaranya, pendidikan, biaya hidup, peduli sesama, bantuan pangan, dan lainnya.

 

 

 

Penulis : Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend