Kepala Asrama Lodaya Bangga Anak Asuhnya Ikuti Optika

Tak ada kata menyerah untuk berproses, keberanianlah yang menghantarkan dua anak asuh Asrama Rumah Yatim Lodaya diikutsertakan dalam ajang bergengsi perlombaan Olimpiade Matematika (Optika) 18 Tingkat Nasional. Hal itu membawa kebanggaan tersendiri bagi Kepala Asrama Lodaya, Dian Rusdian.

Dua anak asuh tersebut, Ramdan Fauzi dan Anis Nasih Taqiyudin. Keduanya merupakan kelas XI IPA SMA El Fitra. Ia mengungkapkan, dirinya ikut berbangga terhadap anak asuh yang mengikuti ajang bergengsi itu. Sehingga, hal ini mendorongnya untuk terus mendukung anak asuhnya agar bisa menorehkan prestasi. Terlebih dua anak asuhnya berhasil lolos ke tahap selanjutnya dari babak penyisihan provinsi ke tingkat nasional.

“Saya sebagai Kepala Asrama Lodaya, tentunya sangat berbangga melihat anak didik dari Kemandirian Yatim dan Dhuafa (KYD) dapat mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini mendorong saya terus memacu anak-anak yang lain untuk turut menjulang prestasi seperti kakaknya,” ungkap Dian.

Seperti yang diketahuinya, karakter kedua anak asuhnya itu dikenal gigih dalam meraih keinginannya serta pantang menyerah. Meskipun mereka adalah anak yatim, hal itu bukanlah alasan untuk bisa meraih prestasi. Kemudian kata Dian, mereka juga memiliki sifat pemalu. Namun, dua anak asuhnya mampu mengesampingkan rasa malunya demi meraih hasil yang baik.

“Subhanallah meskipun tanpa seorang ayah, mereka dapat meraih prestasi, karakter mereka sangat gigih, serta bersahabat dan murah senyum. Selain itu, mereka juga hafal lima hingga enam juz,” ungkapnya.

Sebagai Kepala Asrama, ia mengaku hanya bantu memfasilitasi yang menjadi kebutuhan anak asuhnya. Agar mereka mendapatkan kehidupan yang layak. Menurutnya, atmosfir juara dan sikap pantang menyerah harus tetap ada dan jangan dibiarkan hilang.

Ia berharap, anak asuh dapat meraih cita-cita yang diinginkan anak asuhnya. Serta semangat yang ada dalam jiwa mereka dapat menjadi kekuatan bagi generasi selanjutnya untuk menjadi teladan bagi anak asuh yang lain.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend