Keterbatasan Biaya Pendidikan, Sari Terpaksa Putus Sekolah

Keterbatasan Biaya Pendidikan, Sari Terpaksa Putus Sekolah

Sari Fitri Ramdhani (12), anak yatim Piatu asal Kelurahan Tambelan Sampit, Tepian Sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat itu, terpaksa putus sekolah lantaran tidak ada biaya untuk melanjutkan pendidikannya. Diketahui, ia putus sekolah sejak kelas tiga bangku sekolah dasar.

“Sari tidak sekolah, karena tidak ada biaya untuk sekolah. Sari Cuma membantu nenek cuci piring baju dan lainnya,” ungkapnya kepada relawan Rumah Yatim Cabang Pontianak, saat menerima bantuan ifthar dan sahur, Senin (11/5) lalu.

Sejak kecil ia diasuh oleh neneknya yang saat ini menjadi tulang punggung keluarga. Neneknya bekerja keras berjualan kue keliling milik orang lain. Bahkan hasil yang didapatkan dari berjualan itu hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari.

Namun yang lebih memprihatinkan, neneknya diberhentikan oleh pemilik usaha kue, karena kondisi wabah corona yang semakin meluas. Sedangkan kebutuhan sehari-hari tetap harus dipenuhi.

“Jangankan untuk beli alat sekolah, untuk makan saja susah,” ujar Sari.

Untuk itu, ia terpaksa berhenti sekolah karena melihat kondisinya yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan pendidikan. Meski demikian, Sari tetap menunjukkan keceriaannya dan berharap bisa kembali sekolah

“Sari pengen lebih baik lagi kedepannya. Sari ingin bisa sekolah lagi biar jadi orang sukses bantuin nenek.” Pungkasnya dengan penuh harap.

Sari merupakan satu dari jutaan anak Indonesia yang tidak memiliki jaminan pendidikan untuk masa depannya bahkan kelangsungan pendidikannya telah terancam karena keterbatasan ekonomi. Padahal pendidikan sangat penting, untuk mengubah taraf hidup masyarakat.

Selain itu, Sari juga menerima bantuan bahan pangan untuk ifthar dan sahur. Bantuan ini terus masif disalurkan Rumah Yatim untuk sekitar 50.000 penerima manfaat di Indonesia. Hingga kini, penyaluran telah dilakukan dan menyentuh angka 40 persen dari total keseluruhan.

 

 

 

Penulis: Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend