Kisah Heriyawan, Seorang Difabel Penerima Bantuan Biaya Hidup dari Rumah Yatim Jabodetabek

Kisah inspiratif datang dari Heriyawan (25), seorang difabel dari Tangerang Selatan. Heriyawan kehilangan kaki kirinya sebab sebuah kecelakaan saat sedang mencari nafkah 2017 lalu

“Waktu itu saya sedang istirahat jualan, tiba-tiba ada mobil nabrak, saat itu saya langsung tidak sadarkan diri. Di rumah sakit saya dirawat satu bulan, pihak dokter mengaputasi kaki saya karena lukanya sangat parah,” cerita Heriyawan kepada salah satu relawan Rumah Yatim beberapa waktu lalu.

Pasca kecelakaan tersebut, Heriyawan harus menggunakan bantuan tongkat untuk beraktivitas.

Bak jatuh ditimpa tangga, disaat kondisi fisik dan mental Heriyawan lemah karena kecelakaan tersebut, sang istri yang harusnya menjadi penyemangat justru meminta cerai dan membawa anak semata wayang mereka ke kampung halaman mantan istri.

“Hati saya sangat sakit dan bener-bener sangat terpukul, disaat kondisiku seperti ini yang seharusnya dapat support justru malah ditinggal dan anak pun dibawa oleh mantan istri rasanya aku sudah tidak sanggup untuk hidup”, ucap Heriyawan.

Berkat dukungan sang ibu serta keinginan kuatnya untuk memberi nafkah anak, perlahan-lahan Heriyawan bangkit dan kembali mencari nafkah jualan sandal keliling.

“Setelah beberapa bulan ngga mau jualan atau pergi kemana-mana, akhirnya saya kembali jualan. Biasanya saya jualan dari jam 9 pagi sampe sore atau malam,” ujarnya.

Lebih lanjut, Heriyawan mengatakan jika sandal yang ia jual diambil dari suplier, dari satu sandalnya ia diupah 5 ribu rupiah. Penghasilan Heriyawan setiap harinya tidak tentu, kadang laku banyak, kadang pula tidak laku sama sekali.

Merespon hal tersebut, Rumah Yatim area Jabodetabek melalui tim relawannya menyambangi kediaman Heriyawan guna memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai dan sembako.

“Bantuan ini merupakan bentuk dukungan dan perhatian Rumah Yatim kepada pak Heriyawan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan bebannya, membantu memenuhi kebutuhan hidup ia dan keluarga, serta menambah semangat pak Heriyawan dalam menjalani hari,” tutur Nina salah satu relawan Rumah Yatim Jabodetabek.

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend