Kisah Nurhayati, Lansia Asal Pekanbaru Pencari Buah Pinang

Kisah Nurhayati, Lansia Asal Pekanbaru Pencari Buah Pinang

Menjadi lansia bukanlah suatu alasan untuk bisa bermalas-malasan. Itulah yang dialami oleh wanita lansia bernama Nurhayati. Di usianya yang sudah memasuki 62 tahun, ia tetap produkfif bekerja meskipun penghasilan yang didapat tidaklah seberapa.

Setiap hari ia harus ke ladang untuk mencari buah pinang. Tak tanggung-tanggung, jarak yang harus ditempuh sejauh 6 hingga 10 kilometer dengan berjalan kaki. Fisik yang sudah mulai melemah membuat Nurhayati harus bersusah payah.

Disamping mencari buah pinang, Nurhayati seringkali mengambil barang bekas seperti botol dan plastik yang ia dapat diperjalanan. Barang bekas yang terkumpul tidak langsung dijual, namun ia simpan dirumah hingga terkumpul cukup banyak.

“Ia jual perkilonya 1.000 rupiah, dan menunggu waktu sampai 3 bulan, dengan waktu itu ia hanya dapat menghasilkan 6 kilo barang bekas,” tutur Ramdan BUrhanudin, Kepala Cabang Rumah Yatim Riau.

Selain itu, buah pinang yang ia dapat pula tak bisa langsung dijual. Tetapi harus melalui proses yang cukup panjang dan waktu yang lama. Setelah mendapatkan buah pinang, Nurhayati mengupasnya untuk kemudian ia jemur sampai benar-benar kering.

Hasil yang ia dapat memang tidak sesuai dengan jerih payah yang sudah ia keluarkan. Buah pinang itu hanya laku dijual seharga 8-10 ribu rupiah perkilogram. Bahkan untuk mendapatkan upah sebanyak 70 ribu, Nurhayati harus mengumpulkan buah pinang sebanyak 6 Kg selama tiga bulan.

“Selama menunggu, Nurhayati menanam sayur katuk dan serai di depan rumahnya alhamdulillah ada tanah kosong dan terkadang ada tetangga yg membelinya 2-3 ribu,” kata Ramdan.

Bekerja keras di usia yang sudah tak lagi muda terpaksa ia lakukan. Sebab sejak suaminya meninggal 15 tahun silam, kini ia hidup sebatangkara di sebuah gubuk kecil berukuran 2×4 meter milik tetangganya. Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim Cabang Riau memberikan bantuan sembako di kediamannya yang terletak di Jalan Tengku Maharatu RT 05 RW 04 Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (9/7).

 

 

 

Penulis: Tanti Sugiharti

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend