Komunitas NTN Semangat Bantu Pembagian Sembako di NTB

“Rumah Yatim luar biasa,” ungkap para anggota komunitas NTN (Nusa Tenggara Nusantara) yang terdiri dari Wahyu, Alit, Mardiyah, Isna dan Lia. Mereka adalah mahasiswa dari beberapa universitas yang ada di Mataram, karena mereka peduli terhadap Rumah Yatim. Maka mereka pun bersedia membantu Rumah Yatim untuk pembagian sembako yang digelar di Lembar. Bahkan mereka jugalah yang mensurvei tempat dan berkoordinasi dengan Kepala Dusun Gunung Gundil Sapawardi.

“Kami senang sekali bisa membantu Rumah Yatim,” ungkap mereka kompak saat pengurus Rumah Yatim Salma Hasanah bertanya mengenai perasaan mereka.

Pembagian sembako kali ini dilakukan di Dusun Gunung Gundil Desa Jembatan Lembar. Ada 100 mustahik yang sudah siap menanti setelah dikondisikan oleh kepala dusun dan NTN. Mereka terdiri dari fakir miskin, usia sekitar 45 hingga 85 tahun dengan pekerjaan sebagai buruh tani. Karena di sana masih banyak pesawahan garapan masyarakat.

Selain NTN yang senang, masyarakat pun turut senang atas kehadiran Rumah Yatim. Meski sebelumnya mereka belum mengenal sama sekali Rumah Yatim. Bahkan masyarakat khususnya kepala dusun sedikit waspada ditakutkan dari partai politik yang saat ini sedang gencar mengadakan kampanye untuk pemilihan kepala desa. Oleh sebab itu, Kepala Cabang Rumah Yatim Amir Sumarna menjelaskan kepada warga bahwa Rumah Yatim adalah lembaga sosial dan lembaga amil zakat yang peduli terhadap sesama.

Setelah dijelaskan, mereka pun akhirnya mengerti dan menyambut baik Rumah Yatim. Bahkan berharap Rumah Yatim akan kembali memberikan bantuannya kepada mereka. Tak hanya para mustahik, komunitas NTN pun berharap Rumah Yatim akan kembali mengajaknya bekerjasama dalam pembagian santunan lainnya.

“Kalau ada acara, ajak kami lagi ya,” papar salah satu anggota NTN, Mardiyah.

 

Di tulis oleh : Enuy Nurhayati Pada tanggal 2018-03-30 17:09:07

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend