Korban Gempa dan Tsunami Sulteng Capai 1374 Jiwa

Korban jiwa pasca gempa dan tsunami yang meluluhlantahkan wilayah Donggala dan sekitarnya semakin bertambah. Bahkan dari data yang didapatkan jurnalis Rumah Yatim pada Rabu (3/10) pukul 07.37, korban jiwa capai 1374 jiwa. Data ini diperkirakan akan terus bertambah seiring pencarian oleh tim evakuasi.

Selain itu, dari data tersebut juga sedikitnya jumlah pengungsi mencapai 65.721 jiwa. Seluruhnya tersebar di 138 titik pengungsian, baik di Donggala maupun di Palu. Hal ini dikarenakan sejumlah bangunan rumah dan fasilitas umum lainnya mengalami kerusakan.

Sejumlah infrastruktur yang ada di Sulawei Tengah tersebut juga mengalami kerusakan cukup parah. Di antaranya ialah jembatan kuning, Bandara MJ, Tower ATC, serta terminal. Bahkan, sedikitnya terdapat 12 titik jalan di Sulawesi Tengah mengalami kerusakan.

Namun, di sisi lain dari data yang didapatkan masih banyak korban yang belum ditemukan. Hal ini diduga seluruh korban masih tertimpa reruntuhan bangunan. Hal ini diungkapkan Kepala BNPB Willem Rampangile, dalam jumpa pers di posko penanganan bencana Palu. Ia mengatakan, jumlah korban hilang bertambah.

“Adapun yang hilang 113 orang, dan masih ada beberapa jenazah yang masih tertimbun, dan kita masih belum tahu berapa jumlahnya,” ungkap Willem, yang dikutip dari BBC.com.

Menurutnya, saat ini BNPB masih berfokus pada upaya pencarian dan penyelamatan. Jumlah korban juga sangat mungkin bertambah lantaran banyak yang belum bisa dievakuasi dari reruntuhan bangunan.

Data dari daerah lainnya, seperti Donggala, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong belum diperoleh secara lancar kendati sudah mulai bisa dijangkau, lantaran kerusakan infrastruktur. Seluruh data di atas merupakan informasi terbaru dari jumpa pers yang dilaksanakan BNPB pada Rabu (3/10) pukul 17.00.

Sumber foto: BBC.com

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend