Korban Meluapnya Sungai Citepus Trauma Banjir Kembali Datang

Korban Banjir Kelurahan Cibadak Dapat Bantuan Rumah Yatim

Pasca banjir yang merendam Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung pada Sabtu (21/4) kemarin, masyarakat sekitar masih dalam kondisi trauma. Hal ini terlihat saat hujan mengguyur kembali wilayah tersebut. Sebelumnya daerah tersebut terkena banjir akibat meluapnya Sungai Citepus.

Menurut Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Neni Nuraeni, dampak banjir tersebut bukan hanya melemahkan keutuhan ekonomi dan merusak sejumlah rumah. Akan tetapi, secara psikologis masyarakat sekitar terlihat trauma. Hal ini, kata dia, terlihat saat hujan turun tidak terlalu besar di wilayah tersebut. Raut muka was-was dan khawatir terlihat dari para korban banjir Sungai Citepus.

“Masyarakatnya agak galau dan ketakutan. Jika hujan sedikit sudah mulai ketakutan. Dan sensitif ketika kita datang banyak orang, mungkin mereka khawatir,” jelasnya.

Kondisi memang dimaklumi oleh Neni, karena hal tersebut sebelumnya tidak ada hujan yang turun di daerah Cibadak. Akan tetapi volume air terus naik dan meluap dari Sungai Citepus. Menurut dia, kurang lebih ketinggian air saat itu satu hingga dua meter. Hal inilah yang menjadi kemungkinan masyarakat selalu merasa khawatir.

“Misalnya pada Sabtu kemarin di sini tidak hujan, tiba-tiba kali citepus meluap tidak diprediksi. Airnya sampai dua meter,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu juga, dirinya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Rumah Yatim Area Jawa Barat. Menurut dia, bantuan tersebut sangat berguna dan membantu para korban. Sedikit banyaknya bantuan, kata dia, sangat bermanfaat bagi korban terdampak banjir tersebut.

“Pertama saya ucapkan terima kasih banyak kepada Rumah Yatim karena telah membantu kami,” ungkapnya.

 

Di tulis oleh : Calam Rahmat Pada tanggal 2018-04-26 12:16:18

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend