Korban Meninggal Terdampak Tsunami Capai 1407 Jiwa

Korban jiwa terdampak tsunami Sulawesi Tengah meningkat menjadi 1.407 jiwa. Data ini menurut catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Rabu (3/10) pukul 13.00. Sebelumnya korban meningggal akibat gempa dan tsunami yang menggunjang Donggala. Palu, dan sekitarnya.

Dari jumlah yang telah tercatat, sebanyak 519 korban telah dimakamkan secara serentak di TPU Paboya. Selain korban jiwa, BNPB juga mencatat sebanyak  2.459 orang luka-luka. Bahkan dilaporkan BNPB sebanyak 113 orang dilaporkan hilang, 152 orang masih tertimbun, serta 54.733 rumah rusak berat.

Dari laporan yang diterima jurnalis Rumah Yatim, sebanyak 70.821 warga terdampak gempa dan tsunami masih mengungsi di 141 titik. Menurut BNPB jumlah tersebut masih sangat mungkin bertambah. Lantaran tim SAR masih terus bergerak untuk melakukan proses evakuasi, pencarian, dan penyelamatan korban.

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho, hingga H+5 gempa, tim SAR sudah bisa memasuki seluruh kawasan terdampak, termasuk Kabupaten Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong. Komunikasi dilaporkan sudah mulai lancar, meskipun belum semua daerah pulih.

“Komunikasi sudah mulai lancar, meskipun belum semua ter-cover. Di Donggala baru di bagian selatan hingga tengah, belum sampai di bagian utara dari Kabupaten Donggala. Begitu pula dengan di Sigi dan Kota Palu,” kata Sutopo di kantor BNPB, Utan Kayu, Jakarta Timur, Rabu (3/10).

Jumlah korban jiwa dipastikan akan meningkat seiring evakuasi yang terus berjalan. Apalagi masih banyak korban gempa yang kehilangan sejumlah sanak saudaranya. Di sisi lain, bantuan terus diberikan, salah satunya dari Rumah Yatim yang sedang melakukan perjalanan darat menuju Donggala dari Makassar.

Sumber foto: IDN Times

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend