Lansia di Kampung Kiarapayung Berjuang Hidup di Tengah Pandemi

Lansia di Kampung Kiarapayung Berjuang Hidup di Tengah Pandemi

Hidup serba terbatas terus dijalani oleh puluhan lansia di Kampung Kiarapayung, Desa Kiarapayung, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Keterbatasan fisik menjadi salah satu penyebab para lansia di daerah tersebut hanya bisa berdiam diri. Sulit bagi mereka untuk bekerja maupun berkativitas lebih keras.

Hanya duduk dan berdiam diri, namun sesekali para lansia tersebut bisa saling menyapa untuk menghibur hari harinya. Tinggal di rumah yang sangat sederhana, bahkan diantaranya hanya mengandalkan pemberian orang lain.

Begitulah gambaran, para lansia yang saat ini tetap berjuang hidup di tengah wabah pandemi Covid-19. Keterbatasan yang dialami sebenarnya tidak cukup sulit bagi para lansia sebelum Covid-19 merebak. Mereka terkadang, bisa sesekali membantu tetangganya dan ada pula yang masih menjadi buruh tani seadanya.

Menurut Relawan Rumah Yatim Jabodetabek Ali Ridwan, dampak Covid-19 cukup dirasakan oleh para lansia tersebut. Hal ini berdampak pada sejumlah keluarga lansia yang memang menjadi tulang punggung. Saat ini, lansia tersebut diantaranya tinggal bersama anak dan keluarganya yang terimbas wabah Coavid-19.

“Apalagi di masa sekarang masih di berlakukanya PSBB karena wabah covid-19 di Kota Tangerang,” tuturnya.

Ia menjelaskan, bantuan biaya hidup yang diberikan Rumah Yatim diharapkan dapat mengurangi beban para lansia tersebut. Minimal, dapat membantu untuk keperluan beberapa hari ke depan.

“Diberikanya bantuan ini harapanya bisa membantu para lansia yang sudah tidak produktif,” pungkasnya.

 

 

 

Jurnalis : Calam Rahmat

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend