Lansia di Karangmulya Bersyukur Terima Bantuan Biaya Hidup Rumah Yatim

Desa Karangmulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, merupakan daerah pinggiran dan terisolir yang banyak dihuni oleh masyarakat prasejahtera yang hidup di sebuah gubuk terbuat dari bambu. Sepuluh lansia dhuafa di daerah tersebut telah menerima santunan biaya hidup dengan penuh rasa syukur yang disalurkan oleh Rumah Yatim c
Cabang Tegal, Kamis (14/2).

“Karangmulya itu termasuk daerah yang terpinggirkan, banyak rumah gubuk dari bambu dan alakadarnya masih ditempati dan bisa terhitung rumah semi permanennya. Jadi termasuk daerah yang paling banyak warga tidak mampunya,” jelas Kepala Cabang Tegal, Jajang Khoeruman.

Pemberian santunan ini, kata dia, sasarannya adalah lansia yang benar-benar dalam keadaan udzur dan tidak mampu secara materil. Ia menilai para lansia ini sangat gembira menerima bantuan. Bahkan ada salah seorang lansia yang mengatakan bantuan itu akan digunakan untuk membeli beras beserta lauk pauknya selama beberapa hari ke depan.

Bantuan biaya hidup disalurkan bersamaan dengan pemberian ratusan makanan siap saji yang dikumpulkan di satu titik yaitu TPQ Al Kautsar. Jajang menambahkan, sedikit bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan pokok para lansia. Hal ini menurutnya sebagai kewajiban Rumah Yatim di Tegal, agar masyarakat sekitar bisa merasakan efek dari keberadaan Rumah Yatim. “Alhamdulillah bantuan biaya hidup telah kita salurkan, semoga dapat bermanfaat untuk mereka,” pungkasnya.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend