Latih Fisik, Anak Asuh Mataram Semangat Jalani Rihlah

Kesehatan merupakan kenikmatan hidup bagi setiap orang, maka penting untuk menjaganya. Seperti yang dilakukan oleh anak asuh Asrama Rumah Yatim Mataram NTB pada Minggu (16/2) lalu. Seluruh anak asuh menjalani rihlah sekaligus latihan fisik ke Gunung Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan tersebut dijalani dengan penuh semangat dan antusias sehingga anak asuh merasa senang dengan adanya kegiatan itu.

Kepala Asrama Mataram Amir Sumarna memaparkan, kegiatan diisi dengan mendaki gunung. Hal ini  dilakukan untuk meningkatkan kapasitas ketahanan fisik dan daya tahan tubuh anak-anak. Selain itu, melalui kegiatan ini anak diajarkan untuk saling bekerjasama dan membantu satu sama lain agar timbulnya rasa peduli terhadap sesama.

“Minggu kemarin kita ajak anak jalan-jalan untuk menikmati keindahan alam dan melatih fisik mereka agar kuat. Karena itu harus diajarkan sedini mungkin supaya nanti tidak lemah,” paparnya.

Sebelumnya kata dia, kegiatan ini tidak direncanakan melainkan spontanitas dari Kepala Asrama yang ingin mengajak anak asuh untuk berlibur menikmati keindahan alam Lombok. Tujuannya agar bisa merefresh pikiran anak asuh kembali dari padatnya aktivitas di asrama maupun di sekolah

Ia bersyukur, anak-anak bahagia serta bisa larut menikmati liburan yang diadakan pada kesempatan ini. Karena kegiatan rihlah ini jarang mereka dapatkan. Ketika ada momen itu dimanfaatkan oleh anak asuh sambil berbagi cerita dengan anak-anak yang lain.

“Sebelumnya jarang diajak jalan-jalan, aktivitas di asrama kan kadang jenuh dan lelah juga, jadi selagi ada kesempatan buat refreshing ya dimanfaatkan. Supaya mereka terkesan dan akan menjadi sebuah kenangan,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, sambung dia, dijadikan sebuah momen kebersamaan untuk anak asuh. Rencananya bulan depan anak asuh akan melaksanakan outbound bersama donatur untuk melatih fisik. Namun saat ini sedang menyesuaikan waktu yang tepat. “Insya Allah bulan depan mau outbound sama donatur, jadi disusun jadwalnya dulu mau kaya gimana,” tuturnya.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend