Latih Kemandirian Anak Asuh Duren Sawit Lewat Memasak

Tangan kecil itu sudah lihai memegang pisau dan mengupas bawang. Memisahkan bagian yang kurang baik dan mencuci bahan untuk dimasak. Kegiatan tambahan ini, selalu dilakukan oleh anak asuh Rumah Yatim Duren Sawit secara bergantian. Memasak, dan menyediakan hidangan untuk teman-temannya yang lain.

Di Asrama Duren Sawit, anak asuh yang seluruhnya perempuan tersebut sudah apik dalam berbagi tugas untuk memasak. Bahkan, setiap harinya secara bergantian rutin dilakukan. Namun, sesekali anak-anak tersebut bertanya kepada ibu asrama yang selalu membimbingnya.

“Berbagai macam bahan yang disiapkan anak, sesuai kebutuhan makanan yang akan dibuatnya,” papar Kepala Asrama Rumah Yatim Duren Sawit, Yana.

Ia mengatakan, kegiatan masak ini hanya diperuntukan bagi anak asuh yang sudah dewasa. Hal ini dikarenakan di asrama Duren Sawit terdapat anak yang masih belum terbiasa memasak. Kegiatan memasak ini juga, kata dia, menjadi rutinitas yang selalu dikerjakan anak asuh. Di samping kegiatan diniyah dan hafalan yang dijalani.

“Pembagian ini (memasak) saya peruntukan bagi anak-anak yang sudah besar saja,” paparnya.

Namun di samping itu semua, Yana berharap anak asuhnya bisa terus mandiri dalam segala hal. Disamping terus meningkatkan kemampuan akademik maupun diniyahnya. Hal itu, guna menjadi bekal anak-anak di masa depannya. “Semoga ini bisa menjadi bekal buat mereka di kemudian hari,” kata Yana.

 

Jurnalis: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend