Leni Rela Jualan Roti Keliling Sejauh 5 KM Demi Menafkahi Nenek, Adik dan Ponakannya yang Yatim Piatu

Semenjak ditinggal meninggal dunia sang ibu dan ditelantarkan ayahnya, Leni (19) warga desa Sungai Kakap, kecamatan Sungai Kakap, Kuburaya harus berjuang seorang diri menafkahi nenek, ketiga adiknya dan satu ponakan yang sudah yatim piatu.

Setiap hari ia banting tulang jualan roti keliling sejauh 5 KM untuk memenuhi kebutuhan hidup. Penghasilan yang didapat Leni tidak banyak yakni hanya 20-30 ribu saja perharinya. Meskipun begitu ia tidak pernah mengeluh dan menyerah akan pekerjannya. Leni selalu besyukur akan penghasilannya tersebut.

“Aku harus bersyukur atas apa yang sudah Allah berikan, aku yakin Allah akan bantu aku, apalagi saat ini aku sedang berjuang untuk menafkahi nenek yang sakit-sakitan dan adik serta ponakan yatim piatu yang masih kecil-kecil,” ucap Leni.

Mendukung perjuangan Leni, Rumah Yatim cabang Kalimantan Barat menyambangi kediaman Leni untuk memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai, sembako, bumbu dapur dan perlengkapan MCK.

Bantuan tersebut diterima Leni, nenek, adik dan ponakannya dengan penuh haru dan bahagia.

“Alhamdulillah amanah dari donatur untuk Leni dan keluarga sudah tersalurkan, mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban Leni serta bisa membantu memenuhi kebutuhan hidup Leni dan keluarga sampai beberapa bulan kedepan,” tutur Abdurrohim kepala cabang Rumah Yatim Kalbar.

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend