Lewat Memulung, Nanah Jadi Tulang Punggung Keluarga Hidupi Anak dan Cucunya

Lewat Memulung, Nanah Jadi Tulang Punggung Keluarga Hidupi Anak dan Cucunya

Di usia senjanya, Mak Nanah (60) harus berjuang menjadi tulang punggung keluarga untuk menghidupi satu anak dan 3 cucunya. Meski tubuh rentanya kian melemah, ia tetap berjuang mencari sesuap nasi lewat pekerjaannya sebagai pemulung barang rongsokan. Di pundaknya tersimpan begitu banyak beban yang harus ia jalani agar dirinya dan keluarga bisa terus bertahan hidup di masa sulit.

Hasil memulung yang tidak seberapa biasnaya ia belikan gorengan untuk sekedar pelengkap makanania dan keluarganya. Selain hasil dari memulung, lewat uluran tangan dari tetangganya lah yang membuat Mak Nanah dan anak cucunya bisa bertahan hidup hingga kini.

“Sebenarnya dari hasil memulung tidak cukup. Makan pun yaahh hanya seadanya. Alhamdulillah ada tetanga yang sangat peduli dan memperhatikan kami,” ungkapnya, dengan sorot mata sayunya.

Seperti informasi yang diperoleh Relawan Rumah Yatim, Irwan Alfaruk, sebenarnya salah satu anaknya telah menikah dan berkeluarga. Namun suaminya kabur dan pergi entah kemana meninggalkan istri yang tengah hamil dan tiga anaknya. Alhasil, mau tidak mau, Mak Nanah lah yang harus menjadi tulang punggung keluarga dengan menanggung semua kebutuhan anak dan cucu nya.

Menurut Irwan, Mak Nanah begitu senang luar biasa saat menerima zakat fitrah yang disalurkan Rumah Yatim Area Jawa Barat, di kediamannya, Kampung Ceuri, Desa Mekarsari, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, pada Rabu (20/5) kemarin.

Meskipun tidak begitu banyak, namun bantuan ini sangat berarti dan berguna bagi dirinya dan keluarga. Ia berharap bantuan dari Rumah Yatim ini dapat sedikit meringankan beban yang ada dipundaknya.

“Nenek ini senengnya luar biasa, sampai menitikkan air mata. Mudah-mudahan dapat membantu mengurangi bebannya.” Pungkasnya

Mak Nanah adalah salah satu lansia dhuafa yang hidupnya kesulitan karena himpitan ekonomi yang semakin melilit. Masih banyak keluarga dhuafa lainnya yang membutuhkan uluran tangan para dermawan untuk kelangsungan hidupnya. Hingga kini pula Rumah Yatim terus masif memberikan bantuan jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah nanti.

 

 

 

Penulis: Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend