Lewat Rutinitas Bacaan Hadits, Rumah Yatim Bentuk Karakter Anak Asuh

Anak asuh Asrama Rumah Yatim Surabaya tekun menjalani kegiatan membaca dan hafalan hadits. Kegiatan  tersebut dilaksanakan setiap selepas shalat magrib di Asrama Surabaya, Jalan Darmo Indah Barat LL7, Tandes, Surabaya. Kegiatan itu juga merupakan bentuk pembiasaan dan tuntunan untuk membentuk karakter anak.

Menurut pemaparan Kepala Asrama Rumah Yatim Surabaya, Agus Kurnia, untuk kegiatan membaca dan menghafal hadits, setiap anak asuh mempunyai jadwal masing-masing. Hal ini, dikarenakan setiap anak akan menyampaikan satu hadits dalam forum yang dilaksanakan selepas shalat tersebut. Tujuannya, kata dia, untuk memberikan anak keberanian dan lebih memahami isi kandungan hadits.

“Kalau untuk penyampaian hadits kita keliling dari anak-anak setiap hari. Anak-anak bergantian menjelaskan maknanya tentang hadits tersebut,” ujarnya.

Sejumlah hadits telah dirampungkan oleh anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama dan atas tersebut. Bahkan, kata Agus, selain melanjutkan hafalan hadits shahih Al Bukhori, anak asuh Surabaya juga tetap murojaah hadits Arba’in.

“Kalau hadits Arba’in sudah pernah disampaikan, dalam seminggu itu ada hafalan hadits. Minimal satu dua hari itu satu hadits,” paparnya.

Ia berharap, lewat kegiatan pembiasaan membaca hadits terseut bisa membentuk karakter diri anak. Agar, menjadi penguat bagi muslim dalam menjalani tuntunan agama. Selain itu, sambungnya, supaya anak bisa menerapkan makna kandungan hadits dalam kehidupan sehari-hari sehingga membentuk perilaku dan akhlak.

“Penguat dan kita seorang muslim tidak jauh dari tuntunan Alquran dan hadits,” ungkapnya.

 

Reporter: Calam Rahmat

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend