Lima Bulan Kaki Bengkak, Tim Medis Rumah Yatim Periksa Kondisi Ute

Our Visitor

011878
Users Today : 491
Users Yesterday : 481
Users Last 7 days : 3365
Users Last 30 days : 11877
Users This Month : 10697
Users This Year : 11877
Total Users : 11878
Views Today : 908
Views Yesterday : 860
Views Last 7 days : 5964
Views Last 30 days : 21190
Views This Month : 19253
Views This Year : 21190
Total views : 21191
Who's Online : 1
Your IP Address : 3.233.215.231
Server Time : 2020-02-19
Lima Bulan Kaki Bengkak, Tim Medis Rumah Yatim Periksa Kondisi Ute

Sudah hampir lima bulan lamanya Ute (70) harus menahan nyeri di kedua kakinya. Kondisi kaki yang membengkak membuat ruang gerak Ute sangat terbatas. Saat ini ia hanya bisa berdiam diri di kediamannya di Kampung Burungayun RT 02 RW 07, Desa Sukakarya, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut.

Sebenarnya, keinginan untuk sembuh sangat kuat di dalam diri Ute. Namun, keterbatasan ekonomi dan tenaga membuat Ute hanya pasrah untuk saat ini. Di tambah, ia sekarang hanya tinggal berdua dengan sang cucu. Karena, anaknya tinggal jauh dari rumahnya saat ini.

Menurut Ute, pada mulanya ia tidak merasakan gejala yang aneh pada kedua kakinya. Paginya ia masih bisa beraktivitas seperti biasa layaknya ibu rumah tangga pada umumnya. Namun, di satu malam ia merasakan pegal dan nyeri pada bagian kaki. Dari saat itulah, kondisi kaki Ute mulai membesar dan sulit digerakan.

“Tidak digigit apa apa, jatuh juga tidak,” tutur Ute, saat relawan dan tim medis Rumah Yatim Area Jawa Barat menyambangi kediaman Ute, pada Selasa (28/1).

Ute menjelaskan, sejumlah pengobatan pula sudah dijalaninya. Namun, hingga saat ini belum ada tanda tanda yang membuahkan hasil. Sejak saat itulah, ia hanya bisa berdiam diri di dalam rumah.

Pada kesempatan yang sama pula salah seorang dokter dari tim medis Rumah Yatim, Dea Guntur Rahayu mengatakan, jika kaki Ute mengalami pembengkakan akibat tersumbatnya aliran darah. Namun, di luar itu Ute yang menderita penyakit jantung ini memang akan sulit untuk beraktivitas untuk sementara waktu.

Dea menganjurkan kepada Ute untuk segera melakukan tindakan medis yang lebih seirus. Untuk sementara waktu ia memberikan sejumlah obat untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi pada kakinya. Setelah itu, kata dia, sehabisnya obat, Ute disarankan untuk memeriksakan diri kembali.

“Obatnya nanti saya kasih untuk dua minggu, mudah mudahan bengkaknya membaik, ibu nanti ke puskesmas yah di cek lagi,” tuturnya, saat menyampaikan hasil diagnosanya kepada Ute.




Jurnalis : Calam Rahmat
Redaktur : Dila Nurfadila


About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Powered by

Send this to a friend