Mbah Minem, Lansia Asal Gedong Begitu Bersyukur Akhirnya Punya Kasur Untuk Tidur

Mbah Minem, Lansia Asal Gedong Begitu Bersyukur Akhirnya Punya Kasur Untuk Tidur

Setelah beberapa waktu lalu Rumah Yatim melakukan penggalangan dana untuk Mbah Minem, seorang lansia asal Gedong RT 049 RW 025, Purwosari, Girimulyo, Kulon Progo, Yogyakarta. Pada Rabu (5/8) kemarin, Rumah Yatim Cabang Yogyakarta kembali mendatangi kediamannya untuk menyalurkan bantuan yang telah berhasil dihimpun.

Relawan Rumah Yatim Cabang Yogyakarta, Caruti Fuji mengatakan, dana bantuan dari para donatur digunakan untuk membantu membeli kebutuhan Mbah Minem. Seperti perlengkapan tidur, dan kebutuhan pokok.

“Hari ini beliau di kasih bantuan perlengkapan tidur seperti ranjang tempat tidur, kasur, bantal, dan sprei. Selain itu, kami juga memberikan sembako berupa beras, minyak dan lain-lain,” tuturnya.

Atas bantuan tersebut, kata dia, Mbah Minem begitu terharu. Ia tak menyangka ternyata banyak orang yang peduli akan kondisinya. “Beliau sangat bersyukur, dia seneng sekali karena sekarang jadi punya kasur jadi nyaman tidur,” imbuhnya.

Perlu diketahui, di usianya yang sudah senja Mbah Minem hanya tinggal seorang diri di sebuah gubuk kecil nan reot yang hanya berukuran 4×6 meter, dimana di dalam rumah tersebut tak ada tempat tidur yang nyaman, ruang tamu dan juga dapur menjadi satu tanpa sekat. Mbah Minem harus bertahan hidup di tengah keterbatasan ekonomi dan fisik yang telah melemah.

Tak hanya itu, kondisi rumahnya sangatlah memprihatinkan dindingnya pun hanya terbuat dari anyaman bambu yang sudah mulai lapuk, jika hujan gentengnya bocor ketika malam tiba udara terasa sangat dingin, apalagi di musim hujan dan musim kemarau yang penuh angin dan ia hanya tidur beralaskan tikar tanpa kasur.

“Alhamdulillah beliau sehat, saat kita mengunjungi ke rumahnya beliau sedang mencari kayu bakar kemudian gak lama beliau datang. Sekarang beliau sehari-hari menjual lompong (batang talas), satu iket itu dia jual 1000, dia cari dari kebun. Perhari paling dapet 5-6 iket,” terang Puji.

 

 

Jurnalis: Tanti Sugiharti

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend