Membiasakan Dzikir Pagi dan Petang Cara Anak Asuh Lodaya Selalu Ingat Syukur

Membiasakan Dzikir Pagi dan Petang Cara Anak Asuh Lodaya Selalu Ingat Syukur

Sebagai salah satu cara untuk selalu bersyukur adalah dengan berdzikir kepada Allah SWT. Karena atas kasih sayang-Nya begitu banyak kenikmatan yang dilimpahkan kepada umat-Nya.

“Keutamaannya banyak, tapi yang paling saya tekankan adalah supaya anak asuh banyak bersyukur atas kasih sayang Allah SWT,” kata Kepala Asrama Rumah Yatim Lodaya, Dhian Risdian.

Untuk itu, ia menekankan anak asuhnya untuk melaksanakan dzikir pagi dan petang. Ia mengaku, sudah membiasakan anak asuh sejak dini. Menurutnya kegiatan ini sangat bermanfaat dan mengandung banyak keutamaan, sehingga harus dibiasakan sejak dini agar ketika dewasa amalan tersebut membekas dan terus dijalankan.

“Ini kan kegiatan yang bagus dan berfaedah, jadi ya harus dibiasakan sejak mereka masih kecil, agar terbiasa sampai dewasa,” ungkapnya.

Dhian mengatakan, dzikir yang paling sering dibaca anak asuh adalah dzikir Al Matsurat Albana. Dzikir ini, kata dia, dilakukan secara berjamaah. Jadi, anak-anak dikumpulkan dalam satu ruangan, dan membacanya secara bersama-sama.

“Berdzikir ini sekitar satu jam. Kalau pagi dari jam 8 sampai 9, kalau sore setelah shalat ashar, sekitar jam 4 sampai 5,” ujarnya, Rabu (29/4).

Ia berharap, anak asuhnya secara perlahan dapat mencintai kegiatan berdzikir. Kedepannya, tidak usah disuruh lagi. Tapi, dengan sendirinya mereka mau membaca serta mengamalkannya.

 

 

Jurnalis : Anjar martiana
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend