Memulung untuk Biayai Empat Anak, Rumah Yatim Beri Santunan Biaya Hidup

Memulung untuk Biayai Empat Anak, Rumah Yatim Beri Santunan Biaya Hidup

Lia seorang janda yang berusia di kisaran 40 itu, sehari-hari nya bekerja sebagai pemulung. Sambil bekerja ia membawa dua anak balita nya berkeliling komplek mencari barang rongsokan atau botol plastik bekas, menggunakan gerobak. Beberapa bulan yang lalu suami nya telah wafat, sehingga ia menjadi tulang punggung keluarga yang harus menghidupi empat anak nya yang masih kecil.

Pada Jum’at (27/3) lalu, Lia bersama dua anak balita nya sambil membawa gerobak melintas di depan Asrama Rumah Yatim Bintaro. Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim memberikan bantuan biaya hidup.

“Kebetulan dia lewat, dan ini dalam rangka jum’at berbagi jadi kita berikan santunan ini, untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari nya,” ungkap Kepala Asrama Bintaro, Dedi Jimah.

Dari keterangan yang diperolehnya, Lia bersama empat anaknya tinggal di Kampung Cikini Dalam, RT 03 RW 02, Kelurahan Jurang Manggu Barat, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Setiap hari ia memulung mulai pukul 06.00 WIB hingga waktu dzuhur.

“Karena kan bawa bayi jadi kerja nya ga bisa lama,” imbuhnya

Seperti yang disampaikan Dedi, Penghasilan yang diperoleh Lia, sangat kurang mencukupi, karena kebutuhan yang dikeluarkan untuk anak-anaknya cukup banyak, seperti kebutuhan dapur, pendidikan dan kebutuhan bayi.

Oleh karena itu, adanya bantuan ini, diharapkan mampu meringankan beban ekonomi nya yang sebagai tulang punggung keluarga serta harus menghidupi empat anaknya seorang diri, tanpa suami.

 

 

 

Penulis : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
why?
Send this to a friend