Meski Lumpuh, Teplu Tetap Bekerja Membuat Anyaman Besek

Teplu (39), seorang pria asal Kelurahan Promasan, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kulonprogo mendapat bantuan peduli sesama yang disalurkan Rumah Yatim Cabang Yogyakarta pada Sabtu (5/10) kemarin. Pasalnya, setelah ditinggal meninggal oleh ibunya,  kini ia hidup sebatang kara dalam kondisi lumpuh setengah badan.

Kepala Cabang Rumah Yatim Yogyakarta, Arifin menuturkan, Teplu sudah enam bulan ditinggal meninggal oleh ibunya. Sehingga terpaksa ia kini hidup sendiri. “Dia lumpuh, sehingga hanya bisa ngesot,” ungkapnya.

Kendati demikian, kondisi Teplu tak menyurutkan semangatnya dalam menjalani hidup. Sehari-hari, ia membuat anyaman besek dan kemudian dijual kepada tetangga. Hal itu dia lakukan untuk menyambung hidup. “Biasanya para tetangga membantu mencarikan kayu di kebun dia untuk kemudian dijadikan anyaman besek, nanti anyaman tersebut dibeli oleh tetangganya,” lanjut Arifin.

Menurutnya, Teplu sangat bahagia mendapat bantuan yang diberikan oleh Rumah Yatim. “Ia sampai menangis kemudian mengucapkan terima kasih kepada para donatur. Selain itu, ia juga mendoakan para donatur,” paparnya.

 

 
Jurnalis: Tanti Sugiharti
Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend