Pengurus Ponpes Daarut-tahfidz Ingin Cetak Generasi Penghafal Al-Quran

Mimpi Pengurus Ponpes Daarut-tahfidz Ingin Cetak Generasi Penghafal Al-Quran

Berawal dari sebuah keprihatinan melihat banyaknya anak-anak yang putus sekolah, Nanang Yuliana (32) beserta keluarga memiliki tekad yang kuat untuk membantu pendidikan anak-anak, khususnya pendidikan Al-Quran. Ia memiliki impian untuk mendirikan sebuah pondok pesantren yang layak agar bisa mencetak generasi emas penghafal Al-Quran.

“Kampung kami terkenal zona merah, karena banyak siswa yang putus sekolah dan di drop out. Serta kondisi ekonomi keluarga yang tidak mampu membayar biaya sekolah,” ungkapnya Minggu (23/2).

Akhirnya pada 2018 lalu,  Nanang dan Keluarga saling bahu membahu menggunakan dana tabungan keluarga untuk mendirikan Rumah Al-Quran Daruttahfidz berbasis Pondok Pesantren, yang berlokasi di Jalan Kampung Panagan RT 01 RW 09, Desa Sukaharja, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.

Saat ini Ponpes tersebut sudah memiliki 40 orang santri. Hanya saja pondok ini belum memiliki bangunan yang layak, sebab Nanang dan keluarga tidak memiliki biaya. Ia hanya mampu membiayai operasional untuk para santri.

“Sekarang sebagian Santri sudah mulai tidak betah, karena tidak ada kasur. Jadi kami berpikir harus sudah ada tempat tidur yang layak seperti ada kasur,” tambahnya.

Kendati demikian, Pondok ini telah melahirkan para penghafal Al-Quran. Berbagai kegiatan seperti tilawah 2 juz per hari, tahsin Al-Quran, qiyamul lail, murajaah, mabit bulanan, kajian, riyadhah, dan pengabdian kepada masyarakat.

 

 

Jurnalis : Tanti Sugiharti
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend