Minim Bantuan, Nurfaidah Bersyukur ada Bantuan Rumah Yatim

Sudah hampir tiga pekan, pasokan bantuan pasca gempa di Sulawesi Tengah masih terbilang minim. Masyarakat terdampak gempa pun tidak bisa berbuat banyak. Seperti yang dialami salah seorang korban gempa, Nurfaidah bersyukur menerima bantuan peduli bencana dari Rumah Yatim pada Minggu (14/10) lalu. Ia mengatakan bantuan yang masuk pasca gempa baru tiga kali.

Berlokasi di Desa Sibala Selatan, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, ia mengaku bantuan Rumah Yatim sangat bermanfaat bagi dirinya dalam memenuhi kebutuhan selama di pengungsian. Terlebih saat ini aktivitas ekonomi menjadi lumpuh, sehingga tidak ada penghasilan yang masuk, dan masyarakat harus memulainya kembali dari nol.

“Terima kasih banyak Rumah Yatim atas bantuannya, Alhamdulillah mudah-mudahan ini bermanfaat untuk kami,” ungkapnya.

Seperti yang diakui ibu 53 tahun itu, ia merupakan salah satu korban yang selamat ketika gempa berkekuatan 7,7 SR terjadi. Saat detik-detik gempa mengguncang, Nurfaidah langsung berlari menggiring keluarganya keluar ruangan tanpa membawa apapun, selain menyelamatkan diri. Ia bersyukur bersama keluarganya bisa selamat dari bencana yang meluluhlantakan rumahnya.

Ia berharap, Rumah Yatim dapat memberi bantuan dalam program lain. Agar masyarakat setempat dapat membangun kembali kehidupannya seperti dulu walaupun hidup seadanya. Hidup di pengungsian tak bisa selamanya, karena hidup harus terus dilanjutkan.

 

Jurnalis: Dila Nurfadila

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend