Nenek Arafah Tinggal Sebatang Kara Dapat Bantuan Biaya Hidup

Our Visitor

012696
Users Today : 133
Users Yesterday : 634
Users Last 7 days : 3677
Users Last 30 days : 12695
Users This Month : 11515
Users This Year : 12695
Total Users : 12696
Views Today : 215
Views Yesterday : 1432
Views Last 7 days : 6767
Views Last 30 days : 22907
Views This Month : 20970
Views This Year : 22907
Total views : 22908
Who's Online : 2
Your IP Address : 103.253.212.214
Server Time : 2020-02-21
Tinggal Seorang Diri, Nenek Arafah Harapkan Makan dari Tetangga

 

Di rumah tua nan kumuh itu, nenek Arafah (66) tinggal sebatang kara. Rumahnya nya hanya berukuran 3×4 meter, yang berlokasi di Dusun 4, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Tak banyak kegiatan yang dilakukan nenek Arafah, fisiknya sudah tak berdaya lagi. Keterbatasan ekonomi pun membuatnya pasrah pada keadaan.

Berdasarkan informasi yang didapat dari Relawan Rumah Yatim Cabang Sumatera Utara, nenek Arafah mempunyai dua anak, dan sudah menikah. Namun, kata dia, anaknya itu tak pernah memperhatikannya. Sehingga hal itu mengundang rasa iba para tetangga sekitar.

“Kebutuhan makan dan listrik pun dari para tetangganya,” kata Ibnu. Sayangnya, kehidupan tetangganya pun di bawah garis kemiskinan, sehingga hanya bisa memberi seadanya.

Fisiknya yang lemah tidak memungkinkannya lagi untuk bekerja. Bahkan untuk kebtuhan makan saja, Nenek Arafah hanya bisa mengandalkan belas kasihan atau bantuan dari tetangga. Sepoerti yang diakui lansia tersebut, ketika tidak ada yang memberi makan, maka dia tidak akan makan.

“Nenek arafah bisa makan ketika ada yang ngasih, ketika tidak ada yang memberi, nenek ini tidak makan,” jelasnya saat dimintai keterangan via sambungan telepon.

Melihat kondisi itu, Rumah Yatim Cabang Cabang Sumatera Utara memberikan bantuan biaya hidup kepada nenek Arafah. Harapannya kata Ibnu, dapat memenuhi kebutuhan pokoknya. “Alhamdulillah kita telah menyalurkan bantuan, semoga terbantu,” ungkapnya.

 

Jurnalis: Anjar Martiana
Redaktur : Dila Nurfadila 

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Powered by

Send this to a friend