Novi dan Kelima Anak Yatimnya Bahagia Dapat Bantuan Rumah Yatim

Novi Hasnita (32) berjuang menghidupi lima putrinya seorang diri pasca meninggalnya suami sejak empat tahun lalu. Suaminya meninggal akibat mengidap penyakit asam lambung. Kelima anak itu, terdiri dari 3 anak kandung dan 2 anak yatim yang dirawatnya sepenuh hati.

“Mereka adalah titipan Allah,” ungkap Novi sambil mengelus kedua kepala anak yatim itu. Ialah Azzahara (6) yang menderita TBC di usia balitanya dan Syahaulia (4) dengan kondisinya yang stunting ditambah bau busuk dari bisul yang berada di kepalanya.

Diketahui, ibunda dari Azzahara dan Syahaulia beralasan pergi mencari nafkah menjadi TKI di Malaysia setelah suaminya meninggal akibat kecelakaan dua tahun lalu. Lalu, ia menitipkan Azzahara dan Syahaulia beserta surat perjanjian bahwa ia akan kembali dan mengirim biaya bulanan.

Namun, hingga saat ini belum ada kabar. “Pernah Ibunya menelpon satu kali, namun ketika diberitahu bahwa kedua putrinya sakit TB Paru dan pada waktu itu dibiayai oleh donatur untuk berobat mandiri karena belum memiliki BPJS, tiba-tiba teleponnya mati dan setelah itu tidak bisa dihubungi lagi,” papar Novi.

Oleh sebab itu, Novi harus berjuang seorang diri demi memenuhi segala kebutuhan mereka. Setiap hari, Novi menjadi tukang angkat dan jual sayur milik orang lain di pasar. Penghasilan yang dia terima hanya 30 ribu rupiah perhari.

Selain itu, Novi juga dibantu dengan pendapatan ibunya yang berjualan donat keliling dan juga tinggal bersama mereka di Desa Besar, Kec. Medan Labuhan, Kota Medan. “Penghasilan yang didapat tentu tidak mencukupi kebutuhan pokoknya. Apalagi setiap bulan mereka harus mengeluarkan 250 ribu rupiah untuk pembayaran listrik dan air,” tuturnya.

Melihat kondisi yang memprihatinkan itu, Rumah Yatim Cabang Sumatera Utara memberikan bantuan sembako, bahan pangan serta bantuan biaya hidup, pada Jumat (20/11). Bantuan tersebut diberikan demi mendukung kehidupan mereka agar lebih baik.

Relawan Rumah Yatim Sumut, Ibnu mengungkapkan, apa yang Rumah Yatim berikan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. “Supaya meringankan beban ibu Novi serta menjadi berkah,” ujarnya.

Novi mengatakan, bantuan dari Rumah Yatim akan dipakai untuk modal berjualan masakan. “Penghasilannya nanti akan dipakai untuk biaya sekolah anak-anak. Rejeki sudah dijamin oleh Allah, semoga saya amanah merawat hingga membesarkan anak-anak ini,” harapnya.

Ia juga mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh donatur Rumah Yatim yang telah peduli dan membantu. “Hanya Allah yang dapat membalas kebaikannya,” pungkas Novi.

Jurnalis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend