Nurjanah Hanya Bisa Andalkan Anak dan Menantu Guna Penuhi Kebutuhan Hidup

Nurjanah merupakan salah satu lansia di Desa Gampong Lampaoh, Kecamatan Krueng Bata, Banda Aceh, yang menerima bantuan biaya hidup. Bantuan tersebut disalurkan Rumah Yatim Cabang Aceh, pada Senin (19/10).

Sudah dua tahun ini, Nurjanah kehilangan suami untuk selama-lamanya. Kini, ia tinggal bersama anak semata wayangnya. Lengkap bersama menantu dan keempat cucunya.

Di usia senjanya itu, Nurjanah sudah tak bisa bekerja. Ia hanya bisa mengandalkan anak perempuan dan menantunya. Diketahui, menantunya bekerja sebagai buruh bangunan. Dari situlah, menantunya mampu menafkahi keluarga meski kekurangan.

Menurut Kepala Cabang Rumah Yatim Aceh, Sodikin mengatakan, keadaan Nurjanah dan keluarga cukup memprihatinkan. Sebab, penghasilan yang didapat ketika bekerja sebagai buruh bangunan tidaklah seberapa.

Oleh karena itu, Rumah Yatim Cabang Aceh memberikan bantuan biaya hidup. Hal itu agar bisa membantu mereka memenuhi kebutuhan hariannya. “Sebab mereka terkadang kekurangan untuk makan,” ujarnya.

Harapannya, kata Jajang, bantuan biaya hidup tersebut sedikitnya meringankan beban Nurjanah. Walau tidak seberapa, ia berharap bisa bermanfaat bagi kelagsungan hidup merek ke depannya.

“Semoga nenek Nurjanah sehat selalu, rezeki keluarganya dilapangkan. Apa yang Rumah Yatim berikan bisa menjadi berkah bagi yang menerima maupun memberi,” tutup Jajang. Selain Nurjanah, ada 70 lansia dan warga prasejahtera lain yang mendapat bantuan tersebut.

Jurnalis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend