Pembangunan MCK di Ponpes Nurul Hidayah Sudah 35%

Kamis (23/12) kemarin, tim relawan Rumah Yatim Regional Jabodetabek melakukan pengecekan pembangunan Mandi Cuci Kakus (MCK) di Ponpes Nurul Hidayah yang beralamat di Kampung Simpang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten.

Ali Ridwan selaku relawan Rumah Yatim Jabodetabek mengatakan jika pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan hingga saat ini.

“Proses pembangunan sangat lancar dan cepat, sekarang sudah 35% progresnya, hal ini karena para santri, pengurus ponpes dan masyarakat setempat ikut bergotong royong membantu proses pembangunan”, tutur Ali Ridwan.

Proses pembangunan MCK ini dimulai secara simbolis dengan peletakan batu pertama pada Senin (20/12) lalu, turut di hadiri ustadz Wahyudi ketua Basatimu Cikeusik, Kiyai Surna selaku pengurus pesantren dan juga para santri nurul hidayah.

Bantuan fasilitas umum berupa MCK ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim terhadap minimnya fasilitas MCK yang berada di Ponpes Nurul Hidayah.

Pembangunan ini juga diharapkan dapat meningkatkan sanitasi Ponpes Nurul Hidayah, serta mengurangi penyebaran penyakit.

“Saya bersyukur dan berterimakasih kepada Rumah Yatim yang telah merealisasikan pembangunan MCK ponpes ini, semoga segala kebaikan di bales oleh Allah SWT”. ucap Kiyai Surna dengan nada gembira.

Diketahui, Ponpes Nurul hidayah berdiri sejak 3 tahun yang lalu, awalnya Ponpes ini hanya tempat mengaji biasa. Namun dikarenakan semakin hari semakin banyak anak-anak yatim dan dhuafa yang membutuhkan pengajaran dan tempat tinggal, akhirnya didirikan lah ponpes ini.

Pihak pengurus ponpes tidak memungut biaya kepada para santrinya dikarenakan hampir keseluruhan para santri itu yatim dan dhuafa.

Meskipun bangunan asrama santri sangat sederhana, yakni terbuat dari bilik bambu, para santri tetap bersemangat dalam belajar agama dan menghafal Al-Quran.

Selain tinggal di asrama yang amat sederhana, para santri pun kerap kali kesulitan mendapat air bersih. Kondisi MCK disana pun memprihatinkan.

“Saya dan teman-teman merasa senang atas di bangunnya MCK ini dan kami nantinya tidak akan kesulitan lagi dan saya selama ini sudah dua tahun mondok di ponpes Nurul Hidayah, selama ini saya selalu kesulitan untuk air bersih dan allhamdulilah sekarng di bangun MCK oleh Laznas Rumah Yatim”. tutur Herdi salah satu santri Nurul Hidayah.

Ali berharap, setelah dibangunnya MCK ini, Rumah Yatim bisa membantu membangunkan asrama santri dan tempat belajar yang layak. Supaya para santri semakin nyaman menuntut ilmu.

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend