Pembiasaan Kegiatan Diniyah Tunjang Perkembangan Anak Asuh

Tidak sekedar menetap, anak asuh mukim yang tinggal di asrama juga diberikan berbagai kegiatan pembiasaan yang dapat menunjang perkembangannya. Baik itu perkembangan intelektual maupun spiritualnya. Pembiasaan ini juga yang diterapkan di Asrama Rumah Yatim Yogyakarta.

Setiap harinya anak asuh mulai beraktivitas pukul tiga dini hari. Kegiatan pertama setelah bangun tidur adalah melaksanakan qiyamul lail (shalat malam) berjamaah. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama, tadarus, shalat subuh berjamaah, tausiyah dari salah satu anak asuh, melafalkan asmaul husna, tilawah surat Al Waqiah, Al Kahfi dan Ar Rahman . Selepas itu, kegiatan dilanjutkan dengan piket asrama, sarapan dan melakukan persiapan untuk sekolah.

Menurut salah satu pengurus di asrama  Rumah Yatim Monjali Yogyakarta, Nuryeni, kegiatan hafalan dilakukan anak asuh ketika mempunyai waktu kosong, untuk tes hafalan dan kegiatan kediniyahan dilakukan usai shalat magrib. Sedangkan untuk kegiatan belajar dan mengerjakan tugas sekolah dilakukan usai makan malam.

Ia mengungkapkan, kegiatan ini diterapkan dengan tujuan untuk memberikan penguatan tauhid pada anak-anak asuh. Di samping itu, kegiatan keagamaan ini juga menjadi ajang pembiasaan akhlak yang baik.

Anak-anak juga belajar istiqomah dengan terus rutin melakukan aktivitas ibadah, sehingga selalu ingat pada Allah dan memiliki tameng akidah yang kuat. “Semoga pembiasaan ini bisa menjadikan mereka generasi yang berakhlakul karimah dan pembiasaan ini pun bisa mereka amalkan kepada keluarga maupun temen,” tutup Nuryeni, Jumat (31/8).

 

Jurnalis: Sinta Guslia

Redaktur: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend