Pendapatan Turun, Rumah Yatim Bantu Kebutuhan Pokok Sopir Angkot di Bali

Pendapatan Turun, Rumah Yatim Bantu Kebutuhan Pokok Sopir Angkot di Bali

Imbas wabah covid-19 sangat terasa bagi para pengemudi angkutan umum. Terlebih saat diterapkan kebijakan sosial distancing, jumlah penumpang menjadi berkurang sehingga mengakibatkan pendapatan mereka menjadi menurun drastis. Salah satunya pengemudi yang ada di kawasan Pangkalan Tegal, Jalan Imam Bonjol, Denpasar Barat, Bali.

Para pengemudi angkutan umum harus berangkat lebih awal untuk mencari penumpang. Namun, kendati demikian para pengemudi mengaku sejak wabah covid-19 penghasilan mereka menurun drastis hingga 50 sampai 70 persen.

Melihat kondisi tersebut, Rumah Yatim cabang Bali memberikan bantuan paket sembako, untuk membantu kebutuhan pokok para sopir dan keluarganya. Sebab meskipun pendapatan minim, namun kebutuhan pokok untuk para anak dan istri harus tetap terpenuhi.

“Karena dengan bantuan Sembako, kebutuhan pokok yang mereka butuhkan bisa tercukupi. tutur Kepala cabang Rumah Yatim Bali, Yana, Selasa (7/4).

Terlebih dengan kondisi yang serba sulit saat ini begitu sangat terasa. Mereka merasa khawatir kebutuhan sehari-hari keluarga nya tidak tercukupi. Para sopir angkot ini hanya bisa menggantungkan hidup nya dari pendapatan harian di jalanan dengan mengesampingkan risiko tertular virus corona.

Yana menuturkan, sebanyak 35 paket sembako telah disalurkan bagi para pengemudi angkutan umum. Pembagian dilakukan dengan mendatangi langsung ke pangkalan. Yana mengaku, para pengemudi begitu terharu dan antusias bersyukur atas bantuan tersebut.

 

 

Jurnalis : Tanti Sugiharti
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend