Penghasilan Turun Drastis, Tukang Becak di Medan Dapat Bantuan Rumah Yatim

Penghasilan Turun Drastis, Tukang Becak di Medan Dapat Bantuan Rumah Yatim

Ketika berbagai instansi telah menerapkan Work From Home (WFH) atau kerja di rumah, tanpa disadari ada banyak pekerja yang masih tetap diluar dan tidak bisa menikmati WFH dengan segala keterbatasannya. Selain tim Medis yang berada di garda terdepan menangani pasien Covid-19, mereka lah garda-garda terdepan bagi keluarga di rumah.

Rumah Yatim cabang Sumatera Utara kembali membagikan bantuan sembako bagi para warga terdampak Covid-19, Selasa (31/3) lalu. Kali ini, bantuan tersebut dibagikan untuk 10 tukang becak dan pedagang kaki lima di Jalan Kapten Muslim, Desa Dwikora, Kecamatan Helvetia, Kota Medan.

Relawan Rumah Yatim Cabang Sumatera Utara, Agan mengatakan, pendapatan mereka turun drastis hingga 80 persen. Sehigga sangat menyulitkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari nya. Bantuan sembako ini diserahkan untuk membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan hariannya, ditengah pandemi corona ini.

“Mereka kan buruh harian, jika sehari saja mereka tidak kerja, ya mereka tidak dapat penghasilan, sehingga bantuan ini layak bagi mereka,” ungkapnya.

Kebijakan pembatasan sosial atau social distancing membuat para buruh harian ini hanya bisa pasrah. Sebab, penumpang dan pembeli mereka sepi. Hal itu dikarenakan kebanyakan masyarakat berdiam diri di rumah. Mekanisme p;enyerahan bantuan ini diberikan secara langsung untuk menghindari kerumunan.

“Semoga bantuan sembako ini bisa meringankan beban ekonominya, dan menjadi penyemangat dalam menjalani kehidupan ke depan,” Pungkasnya

Jurnalis: Anjar Martiana
Redaktur : Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend