Pengorbanan Sakka, Pemulung di Makassar yang Rela Makan Makanan di Tempat Sampah Demi Keluarga

Kisah pilu dialami oleh Sakka (49) seorang pria yang terpaksa menyantap sisa makanan dari tempat sampah dikarenakan kelaparan dan ingin berhemat demi bisa mencukupi kebutuhan anak istrinya.

Diketahui, Sakka merupakan seorang pemulung barang bekas di Kota Makassar. Biasanya ia memulung dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore, penghasilan yang ia peroleh perbulannya hanya 300 ribu rupiah saja.

Meskipun penghasilan yang ia peroleh belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, Sakka tetap bersyukur karena apa yang ia dapatkan ini halal dan murni dari kerja kerasnya.

Untuk itu, sebagai bentuk kepedulian dan apresisasi terhadap pengorbanan dan perjuangan Sakka, Rumah Yatim cabang Makassar menyerahkan bantuan biaya hidup berupa sembako dan uang tunai.

Bantuan diserahkan langsung oleh Rahmat Eko salah satu relawan Rumah Yatim Makassar kepada salah satu saudara Sakka, di kediaman pak Sakka di kelurahan Bitowa, kecamatan Manggala, Makassar.

“Dikarenakan pak Sakka sedang sakit, jadinya bantuan diberikan melalui sodaranya, Insya Allah beliau amanah. Semoga bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan pak Sakka dan keluarganya dalam beberapa bulan kedepan,” tutup Rahmat Eko.

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend