Pengungsi Rohingya Tinggal di Rumah Bambu Cox’s Bazar Bangladesh

 

Di hari kedua perjalanannya, tim relawan Rumah Yatim mengunjungi kamp pengungsian masyarakat Rohingya di Jamtoli, Cox’s Bazar, Bangladesh, Kamis (10/5). Pada ekspedisi di hari kedua ini, tim relawan turun secara langsung untuk melihat kondisi infrastruktur rumah sementara para pengungsi.

Menurut pemaparan relawan kemanusiaan Rumah Yatim, Abdurrahman, kondisi memprihatikan terlihat dari saat tiba di lokasi kamp pengungsian. Rumah-rumah sementara hanya terbuat dari bambu yang tidak teratur. Disusun secara sederhana, bahkan atap rumah hanya ditutupi terpal bekas, plastik dan kain tidak terpakai. Lantai tanah akan terasa panas dan becek saat musim berganti. Kondisi inilah, kata dia, akan menyapa saat tiba di lokasi.

“Dimungkinkan dan saat panas terasa pengap dan panas di dalam rumah. Ukurannya sekitar 3X3 sampai 3X4 meter dihuni oleh satu keluarga. Yang rata-rata 5-6 orang,” ungkap Abdurrahman, kepada jurnalis Rumah Yatim melalui pesan singkat, Sabtu (11/5) pagi.

Selain itu, kunjungan tim relawan Rumah Yatim ke lokasi kamp pengungsian Rohingya untuk memastikan realisasi program. Nantinya, Rumah Yatim bersama Small Kindness akan membangun sejumlah unit rumah sementara bagi para keluarga yatim di pengungsian. Selain itu, tim relawan menyempatkan untuk mengunjungi dapur umum para pengungsi.

“Kondisi dapur sangat sempit, dan masakan yang diberikan juga tidak sepenuhnya bisa memenuhi kebutuhan para pengungsi,” paparnya.

Ia berharap, di hari kedua survei tersebut bisa memberikan gambaran yang konkrit untuk program yang akan di implementasikan. Dia juga berharap, masyarakat Indonesia bisa mendorong dan membantu memenuhi kebutuhan para pengungsi Rohingya.

“Dan juga kepada masyarakat yang ada di Indonesia kami melihat secara langsung kondisi mereka di sana yang sangat memprihatinkan, mudah-mudahan bisa mendorong para donatur,” tuturnya.

 

Di tulis oleh : Calam Rahmat Pada tanggal 2018-05-12 10:01:53

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend