Perjuangan Kokom dan Aang Rawat Ketiga Kakaknya yang Lumpuh Dapat Dukungan dari Rumah Yatim JBK

Perjuangan Kokom (35) dan Aang (32) merawat ketiga kakaknya yang lumpuh sejak kecil patut diacungi jempol. Meskipun mereka hidup dalam keterbatasan ekonomi, mereka tidak pernah menyerah untuk terus mengurus kakak mereka.

Bagi mereka, mengurus ketiga kakaknya merupakan salah satu bentuk bakti mereka kepada almarhumah sang ibu yang sebelumnya berjuang merawat anak-anaknya seorang diri.

“Dulu ibu itu jadi janda pas Aang masih dalam kandungan, saya juga masih kecil. Beliau seorang diri membesarkan kami dan merawat kakak-kakak, dulu beliau bekerja sebagai buruh cuci gosok,” ujar Kokom kepada salah satu relawan Rumah Yatim beberapa waktu lalu.

Ia melanjutkan, diusia belasan tahun, Kokom sudah terbiasa membantu ibunya merawat ketiga kakanya. Ketika sudah cukup umur, dia pun pergi ke Tangerang untuk mencari nafkah menggantikan peran ibunya.

“Ketika saya kerja, ibu fokus mengurusi kakak-kakak, kalo Aang kerja serabutan buat nyari tambahan. Sering juga Aang ngurusin kakak-kakak kalo dia lagi ngga kerja,” ucapnya.

Setelah sang ibu meninggal, Aang dan ketiga kakaknya yang lumpuh ikut ke Tangerang bersama Kokom. Saat itu Kokom sudah berumah tangga dan memiki dua orang anak. Kokom bersyukur karena suami dan anaknya tidak keberatan membawa kakak dan adiknya tinggal bersama.

“Dulu ibu sebelum meninggal mengamanahi kami supaya terus merawat kakak-kakak, sekarang saya ngga kerja lagi soalnya fokus mengurus keluarga dan kakak-kakak. Sekarang semua kebutuhan hidup ditanggung suami,” tutur Kokom

Kokom melanjutkan jika kondisi perekonomian keluarganya sedang sulit, anak-anaknya sudah lama menunggak uang sekolah. Ia pun sering kesulitan untuk membeli bahan makanan dan popok untuk ketiga kakaknnya.

Mengetahui kondisi tersebut, Rumah Yatim area Jabodetabek melalui tim relawannya mendatangi kediaman Kokom di Kampung Tanah Merah, Kec. Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang guna memberikan bantuan biaya hidup berupa uang tunai dan sembako kepada Kokom dan Aang.

Bantuan tersebut berasal dari aksi galang dana Rumah Yatim secara daring di platform donasionline.id . Diharapkan bantuan ini bisa memenuhi kebutuhan hidup Kokom, Aang dan ketiga kakaknya, serta keluarganya.

“Alhamdulillah bu Kokom dan pak Aang terlihat sangat senang dan terharu bisa menerima bantuan ini. Tak hentinya mereka mengucapkan terima kasih dan mendoakan untuk kebaikan Rumah Yatim dan para donatur yang telah membantu mereka,” ucap Fauzi, salah satu relawan Rumah Yatim.

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend