Perjuangan Sutarsih, Lansia Hidup Seorang Diri Dalam Kondisi Buta

Perjuangan Sutarsih, Lansia Hidup Seorang Diri Dalam Kondisi Buta

Selama 16 tahun lamanya, seorang lansia berusia 75 tahun hidup dalam kondisi yang memprihatinkan. Kedua penglihatannya tidak bisa melihat alias buta total secara tiba-tiba. Dialah Sutarsih, seorang lansia yang hidup seorang diri rumah sederhana tanpa keluarga di Kampung Cikadut, Desa Tanjung Siang, Kecamatan Tanjung Siang, Kabupaten Subang.

Sebelumnya ia pernah mendapat penanganan medis di salah satu Rumah Sakit Mata di Kota Bandung dan dokter menyarankan untuk segera dilakukan tindakan operasi. Namun hal itu tidak dilakukan lantaran tidak ada biaya, serta tidak ada orang yang mau mengurus akomodasinya. Alhasil ia hanya bisa pasrah dengan keadaan matanya yang buta.

“Udah pernah diperiksa ke Bandung dan disuruh untuk operasi mata. Tapi ga punya biaya ditambah ga ada yang bantuin ngurus-ngurusnya. Jadi pasrah saja. Alhamdulillah Allah memberikan kekuatan untuk saya,” terangnya kepada Relawan Rumah Yatim Area Jawa Barat.

Seiring berjalannya waktu, Sutarsih menjadi terbiasa dengan kondisi matanya. Bahkan untuk mobilitas seperti memasak, mandi, mencuci dan lainnya dilakukan sendiri tanpa bantuan orang lain. Sedangkan untuk kebutuhan makan sehari-hari ia mendapat bantuan sosial dari pemerintah namun tidak rutin, sehingga tetangganya lah yang sering membantu.

“Sehari-hari dikerjakan sendiri, walaupun gelap Alhamdulillah diberikan rasa (insting) oleh Allah untuk bisa mengerjakan apapun. Cuma minta kebaikan dari Allah saja,” ungkapnya, dengan nada penuh rasa syukur.

Kepada tim relawan, ia mengatakan tidak memiliki BPJS ataupun asuransi kesehatan masyarakat miskin dari pemerintah. Meski hidupnya dalam himpitan ekonomi dan keterbatasan fisik, Sutarsih tetap merasa bersyukur atas nikmat yang sang pencipta berikan. Karena hingga saat ini ia masih diberi kesehatan dan diberi umur panjang.

Pada Sabtu (11/7) lalu, tim Rumah Yatim area Jawa Barat mendatangi kediamannya untuk menyerahkan bantuan peduli sesama. Bantuan tersebut diterima dengan penuh rasa haru oleh Sutarsih.

“Alhamdulillah sangat bersyukur sekali ke gusti allah, mudah-mudahan yang ngasih ini dibalas kebaikannya oleh allah SWT, pungasnya.

 

 

 

Penulis: Dila Nurfadila

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Send this to a friend