Pilu Membelenggu Lansia dan Janda Prasejahtera di Kelurahan Margajaya Bekasi

Pilu Membelenggu Lansia dan Janda Prasejahtera di Kelurahan Margajaya Bekasi

Pilu membelunggu, keterbatasan hidup melilit. Itulah singkatnya lansia dan janda prasejahtera yang saat ini tinggal bersama anak dan keluarganya yang penghasilannya terputus akibat wabah pandemi Covid-19. Bukan hanya itu, sejak PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) pendapatan yang meyoritas dari harian saat ini hilang.

Bukan hal tabu, saat ini puluhan bahkan ratusan keluarga di Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi mulai meradang. Karena, hingga kini pemasukan hariannya mulai terputus. Seluruh lansia dan janda di wilayah tersebut ikut menjadi korban saat wabah Covid-19 mulai meluas ke wilayahnya.

Apalagi, rata rata keluarganya hanya mengandalkan dari berdagang harian. Namun, saat ini penghasilan tersebut mulai hilang. Pandemi menjadi kekhawatiran besar yang tumbuh diantara lansia dan keluarganya.

Relawan Rumah Yatim Bekasi, Yayan mengatakan, sebagian janda yang harus menjadi tulang punggung kini hanya bisa meratapi hidup. Ditambah lagi, kebutuhan harian tidak bisa berhenti dan tetap berjalan.

“tidak memiliki pekerjaan tetap dan serba kekurangan,” imbuhnya, setelah memberikan bantuan untuk lansia dan janda, Senin (4/5) kemarin.

Ia mengungkapkan, bantuan yang diberikan Rumah Yatim ini diharapkan bisa meringankan beban hidup para lansia dan janda di wilayah tersebut. Harapannya bisa digunakan untuk beberapa hari kedepan.

“Semoga dengan program ini dapat membantu kebutuhan mereka untuk kebutuhan sehari hari terutama untuk berbuka puasa di bulan Ramadhan,” ungkapnya.

 

 

Jurnalis : Calam Rahmat

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend