Puluhan Siswa Yatim Dhuafa di SMP Al Washliyah 5 Terima Bantuan Rumah Yatim

Mutia Rahmayani (14) duduk di bangku kelas 8 SMP Al Washliyah 5. Pada Sabtu (9/1), ia menjadi salah satu siswa yang menerima bantuan perlengkapan sekolah dari Rumah Yatim Cabang Sumatera Utara.

Di sekolah, Mutia dikenal sebagai anak yang rajin dan pintar. Kepada Rumah Yatim, ia bercerita ingin menjadi seorang guru. Semangatnya itu tak pernah luntur walau hidup dalam kondisi ekonomi keluarga yang serba terbatas.

Diketahui, ayahnya seorang buruh serabutan, sedangkan ibunya seorang buruh cuci. Peghasilan yang didapat kefuanya tentu tidaklah seberapa. Bukan hanya Mutia yang mesti dibiayai, ada abang dan adiknya juga.

“Jadi Mutia itu anak kedua, abangnya masih kelas 9, dan adiknya sekolah dasar. Mereka tinggal berlima di rumah yang sangat sederhana,” ungkap Relawan Rumah Yatim Cabang Sumut, Ibnu.

Selain Mutia, ada 24 anak yang berstatus yatim dan dhuafa di SMP tersebut yang mendapat bantuan serupa. Bantuan diberikan Rumah Yatim guna mendukung pendidikan mereka.

Harapannya, kata dia, bantuan perlengkapan sekolah ini bisa menjadi motivasi untuk anak agar terus giat belajar dan meraih cita-cita. Meski dalam kondisi terbatas, mereka harus punya harapan untuk terus maju.

Kepala SMP Al Washliyah 5, Khairul bersyujur anak-anak yatim dan dhuafa di sekolahnya merasa bahagia. “Terima kasih kepada Rumah Yatim yang sudah memberi bantuan kepada siswa dan siswi di SMP Al Washliyah 5 ini. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi anak-anak kami dan dapat meningkatkan semangat belajar mereka,” tuturnya.

Jurnalis: Anjar Martiana

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend