Ratusan Anak Yatim Rohingya di Kamp Jamtoli Alami Trauma Kekerasan Fisik

Ratusan Anak Yatim Rohingya di Kamp Jamtoli Alami Trauma Kekerasan Fisik

Tim relawan Rumah Yatim melakukan kunjungan ke lokasi kamp pengungsian warga Rohingya di Jamtoli, Cox’s Bazar, Bangladesh, Kamis (10/5). Di hari kedua kunjungannya ini, tim relawan melakukan survei untuk implementasi program yang akan dilakukan di lokasi pengungsian.

Kamp Jamtoli yang dekat dengan laut ini menjadi sasaran awal tim relawan Rumah Yatim. Apalagi, letak kamp pengungsian berada di sudut kota Cox’s Bazar. Di lokasi tersebut terdapat sekitar sepuluh ribu pengungsi yang harus hidup dengan keadaan kurang layak. Rumah-rumah sementara hanya terbuat dari bambu dan beratapkan terpal, serta beralaskan tanah.

“Keadaan mereka sangat memprihatinkan. Mereka harus hidup di tengah terik matahari dan guyuran hujan,” papar relawan kemanusiaan Rumah Yatim, Abdurrahman, melalui pesan singkat dari lokasi Kamp Jamtoli, Bangladesh, Sabtu (11/5) pagi.

Selain mengunjungi rumah sementara para pengungsi, tempat belajar anak pengungsi dan masjid untuk beribadah umat muslim Rohingya menjadi sasaran. Selanjutnya, tim relawan melakukan kunjungan ke tempat home care anak-anak. Di tempat tersebut sedikitnya terdapat 250 anak yatim, korban dari kekerasan tentara Myanmar.

Ia mengatakan, dari hasil diskusi dan bincangan dengan guru yang ada di lokasi, anak-anak yatim mengalami trauma secara psikologis. Hal ini, dikarenakan perilaku kekerasan yang menyasar secara langsung kepada anak oleh tentara Myanmar. Sejumlah lembaga dan bantuan diberikan pada anak-anak untuk membantu mengatasi trauma.

“Rata-rata anak-anak mengalami trauma akibat perlakukan kasar dari para tentara Myanmar saat mereka masih berada di Rohingya,” ujarnya.

Di lokasi tersebut, rencananya Rumah Yatim bekerjasama dengan Small Kindness Bangladesh akan membangun home shelter sementara bagi para pengungsi. Serta akan memberikan bantuan perlengkapan sekolah dan pembelajaran bagi anak-anak korban kekerasan.

 

Di tulis oleh : Calam Rahmat Pada tanggal 2018-05-12 10:00:30

About Author

Berita terkait

Leave a Comment

Open chat
Send this to a friend